LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Pendukung Donald Trump Buat Smartphone Diklaim Bebas Sensor

Ponsel pintar bernama Freedom Phone itu diciptakan oleh Erik Finman, pemuda 22 tahun yang mengaku sebagai seorang jutawan Bitcoin. Gawai itu dihargai USD 499.

2021-07-26 09:00:00
Donald Trump
Advertisement

Seorang pendukung Trump mengatakan bahwa dirinya menciptakan sebuah smartphone yang diklaim bebas sensor dan pengaruh perusahaan teknologi besar. Ponsel pintar bernama Freedom Phone itu diciptakan oleh Erik Finman, pemuda 22 tahun yang mengaku sebagai seorang jutawan Bitcoin. Gawai itu dihargai USD 499.

Mengutip PC Mag, Minggu (25/7), Finman mengklaim smartphone itu memiliki semua fitur yang diimpikan oleh pendukung Donald Trump, termasuk toko aplikasi yang "tidak bisa disensor."

Di ponsel tersebut juga terpasang aplikasi konservatif seperti Parler dan Rumble. Bahkan, sistem operasinya menggunakan sistem operasi anti-pengawasan yang disebut FreedomOS.

Advertisement

Dalam videonya, Finman menyebut bahwa dalam ponsel itu tidak ada pelacakan aplikasi, serta pelacakan lokasi, karena dia "percaya pada keamanan Anda."

Meski dengan cepat mendapat dukungan dari para pendukung Trump, media The Daily Beast mengungkapkan adanya kemiripan Freedom Phone dengan smartphone murah dari China bernama Umidigi.

Perangkat yang mirip itu adalah Umidigi A9 Pro, yang bisa didapatkan di situs e-commerce Tiongkok AliExpress, mulai dari US$ 119.

Advertisement

Hal ini tentu menjadi sebuah ironi, mengingat Trump dan pendukungnya terkenal sebagai anti Tiongkok. Namun, kepada Daily Beast, Finman mengklaim bahwa ponselnya dibuat di Hong Kong.

"Tidak ada yang diproduksi di China daratan," kata Finman.

"Kami merancang ini di antara lab desain saya dan mitra kami di Hong Kong untuk membuat ponsel custom," katanya di Twitter. "Sayangnya mustahil untuk membangun ponsel di AS sepenuhnya."

Namun dalam situs resmi Umidigi, markas besar pabrik teknologi itu berlokasi di Shenzhen, China daratan yang tak jauh dari Hong Kong. Tidak ada tanggapan dari pihak perusahaan tersebut terkait hal ini.

Terkait harganya yang jauh lebih tinggi daripada Umidigi, Finman mengklaim bahwa Freedom Phone memiliki fitur perangkat keras yang disesuaikan dan memori yang bisa ditingkatkan.

Ia pun mengatakan akan merilis spesifikasi teknis ponsel tersebut.

Sumber: Liputan6.com

Reporter: Giovani Dio Prasasti

(mdk/faz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.