Pemerintah ingin teknologi digital punya banyak manfaat sosial
Menkominfo bertemu dengan Presiden RI Jokowi dan beberapa pegiat teknologi digital di Istana Merdeka
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, pada Jumat (13/11) kemarin bertemu dengan Presiden RI Jokowi dan beberapa pegiat teknologi digital di Istana Merdeka.
Adapun, pegiat teknologi digital yang bertemu dengan Jokowi di Istana Merdeka seperti William Tanuwijaya, Wilson Cuaca, dan beberapa tokoh lain.
Selain itu juga, hadir beberapa tokoh sosialpreneur, seperti Masril Koto yang mengembangkan Bank Petani dan I Gusti Ngurah Anom pemilik dari pusat oleh-oleh Krisna Bali.
Dalam pertemuan tersebut, dikatakan Menkominfo, membahas tentang bagaimana pemanfaatan digital bagi sisi sosial. Terutama, usaha-usaha seperti yang dilakoni oleh Masril Koto dan I Gusti Ngurah Anom yang notabene masih menggunakan manual. Sementara, usaha yang dilakoni mereka itu memiliki dampak sosial yang besar.
"Tapi sayangnya, usaha-usaha yang dilakoninya itu masih manual. Kayak misalnya Krisna Bali, kan kalau mau beli oleh-oleh khas Bali dari Krisna, masih harus datang ke sana. Nantinya mungkin dengan penerapan teknologi, kita gak perlu ke Bali untuk membeli oleh-oleh dari Krisna Bali," terangnya seusai acara Golden Ring Award 2015 di Jakarta, Senin (16/11).
"Nah, oleh sebab itu, bagaimana memanfaatkan yang belum menyentuh teknologi bisa memanfaatkan teknologi," tambahnya.
Konkret dari pertemuan itu, belum bisa diputuskan. Sebab, harus didiskusikan lebih lanjut untuk diputuskan. Yang jelas, kata pria yang akrab disapa Chief RA itu, langkah tersebut merupakan bukti bahwa pemerintah mendorong tumbuhnya ekonomi digital.
"Ini menjadi bukti bahwa pemerintah betul-betul menunjukan visinya untuk menjadikan Indonesia dalam mengusung visi digital," jelasnya.
(mdk/lar)