Pemerintah genjot pembangunan BTS di wilayah perbatasan
Pembangunan BTS di daerah perbatasan di pulau Kalimantan, Papua, dan Nusa Tenggara menjadi fokus pemerintah
Demi terjangkaunya pulau-pulau terluar di perbatasan negeri ini, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menggenjot pembangunan menara Base Transceiver Station (BTS).
Menurutnya, hal ini guna memudahkan akses komunikasi selular. “Kita fokus, ada tiga daerah yang berbatasan langsung, seperti di Kalimantan dengan Malaysia, Papua dengan Papua Nugini, Nusa Tenggara Timur dengan Timor Leste, Saat ini Kalimantan kita prioritaskan,” katanya, (08/02).
Pembangunan BTS di wilayah Kalimantan ditargetkan dirinya rampung pada Januari 2016. “Di wilayah Kalimantan itu, ada 140 desa lebih yang berbatasan langsung dengan Malaysia,” ujarnya.
Sementara, PT Telkom Indonesia melalui anak perusahaannya Patrakom, telah membangun jaringan telekomunikasi di 11 pulau terluar.
Tidak hanya layanan telepon selular, Patrakom juga menyediakan VSAT IP dengan Internet Akses (wifi), telepon PSTN, video conference, TVRO termasuk TV, dan panel surya sebagai sumber listriknya.
Baca juga:
Pendaftaran Domain ID terbatas dibuka, dibanderol mulai Rp 2 Juta
Pertumbuhan Domain ID tumbuh tipis hingga Februari 2015
Jangan salah, Indonesia juga punya teknologi yang dikenal dunia
Penyitaan alat telekomunikasi ilegal tak terlalu merugikan operator