Pemenang Tender Satelit Internet Diumumkan Kuartal I 2019
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan tender proyek satelit internet akan diumumkan pada kuartal pertama 2019. Nantinya, pemenang tender satelit yang kerap disebut High Throughput Satellite ini, akan membangun, meluncurkan, serta mengoperasikannya.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan tender proyek satelit internet akan diumumkan pada kuartal pertama 2019. Nantinya, pemenang tender satelit yang kerap disebut High Throughput Satellite ini, akan membangun, meluncurkan, serta mengoperasikannya.
"Pemenang tender akan diumumkan pada akhir kuartal pertama ini, setelah itu langsung tanda tangan kontrak. Financial closing-nya kita harapkan paling lama dalam waktu enam bulan," ungkap Menkominfo.
Dikatakannya, setidaknya butuh waktu 3 tahun paling lama untuk membuat satelit. Maka, dirinya memprediksikan bahwa satelit itu akan mengorbit pada akhir 2022. Menurutnya, tujuan utama proyek ini yaitu menghubungkan sekolah, Puskesmas dan kantor desa atau kelurahan di seluruh Indonesia dengan jaringan internet.
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menilai saat ini terdapat 150 ribu fasilitas umum, termasuk sekolah, kantor pemerintah, kantor administrasi polisi dan militer, serta rumah sakit dan puskesmas, yang memerlukan konektivitas internet.
Soal biaya, Menteri yang akrab disapa Chief RA ini menyebutkan perkiraan nominalnya. Diperkirakan harganya menyentuh angka USD600- USD700 juta. Lebih tinggi dibandingkan dengan Palapa Ring. Proyek ini pun menggunakan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dengan masa konsesi 15 tahun.
Skema pengembalian investasi berasal dari pembayaran ketersediaan layanan (availability payment), dan diberikan penjaminan pemerintah (government guarantee).
"Kurang lebih harga satelitnya sekarang USD600-USD700 juta. Namun karena kita beroperasi 15 tahun ada avaibility payment yang harus disediakan, jadi tentunya nilainya akan lebih besar daripada Palapa Ring," jelas Rudiantara.
Sumber: Liputan6.com
Reporter: Andina Librianty
(mdk/faz)