LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Pembatasan Akses Medsos dan Pesan Instan Merupakan Langkah Terakhir

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan terdapat 3 langkah untuk menjaga media sosial di Indonesia terjaga damai. Terutama soal hoaks. Kata dia, hoaks yang tidak dikendalikan akan berpotensi memicu aksi massa dan kekerasan yang berdampak pada jatuhnya korban.

2019-05-27 16:42:00
Menkominfo
Advertisement

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan terdapat 3 langkah untuk menjaga media sosial di Indonesia terjaga damai. Terutama soal hoaks. Kata dia, hoaks yang tidak dikendalikan akan berpotensi memicu aksi massa dan kekerasan yang berdampak pada jatuhnya korban.

"Satu hoaks saja sudah cukup untuk memicu aksi massa yang berujung penghilangan nyawa, seperti salah satunya yang menimpa Mohammad Azam di India pada tahun 2018. Padahal, ada banyak hoaks sejenis itu lalu-lalang di Indonesia setiap hari, apalagi sekitar 22 Mei lalu," ujar Rudiantara dalam keterangan persnya di Jakarta, Senin (27/05).

Menurutnya 3 yang diterapkan pemerintah, lazim digunakan negara lain untuk mencegah meluasnya kerusuhan. Langkah pertama adalah menutup akses tautan konten atau akun yang terindikasi menyebarkan hoaks. Kedua, bekerja sama dengan penyedia platform digital untuk menutup akun. Dan ketiga, pembatasan akses terhadap sebagian fitur platform digital atau berbagi file.

Advertisement

"Pembatasan akses merupakan salah satu dari alternatif-alternatif terakhir yang ditempuh seiring dengan tingkat kegentingan. Pemerintah negara-negara lain di dunia telah membuktikan efektivitasnya untuk mencegah meluasnya kerusuhan," jelasnya.

Diterangnkannya, bagaimana Srilanka menutup akses ke Facebook dan WhatsApp untuk meredam dampak serangan bom gereja dan serangan anti-muslim yang mengikutinya. Sementara, Iran pernah menutup akses Facebook pada tahun 2009 setelah pengumuman kemenangan Presiden Ahmadinejad.

"Banyak negara lain melakukan pembatasan dan penutupan dengan berbagai pertimbangan," ungkap Rudiantara.

Advertisement

Sebagaimana diketahui, pada demo 22 Mei kemarin, Pemerintah melakukan pembatasan akses media sosial dan whatsapp sementara. Hal ini bertujuan agar meredam hal-hal yang timbul negatif. Namun setelah 3 hari kemudian, pemerintah mencabut pembatasan akses tersebut.

(mdk/faz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.