Oppo optimis pabrik barunya beroperasi April mendatang
Perusahaan asal China ini menargetkan pabriknya bisa beroperasi di April mendatang.
Produsen smartphone PT Indonesia Oppo Electronics (Oppo) beberapa waktu yang lalu mengumumkan bersiap membangun pabrik di Tangerang, Banten dengan luas 27 hektar. Tentu saja, langkah yang dilakukan Oppo terkait kewajiban penerapan kandungan lokal atau TKDN sebesar 30-40 persen periode 2015-2017.
Saat ini, kata Media Engagement Oppo Ario Meidianto, progres pembangunan pabrik sudah pada tahap menunggu kiriman mesin dari China. "Kemungkinan satu atau dua bulan lagi mesin akan datang," katanya saat bincang santai dengan awak media di Merahdelima Restaurant, Jakarta, (25/2).
Selagi menunggu mesin datang, Oppo juga gencar merekrut sumber daya manusia di beberapa kampus. Maklum, perusahaan asal China ini menargetkan pabriknya bisa beroperasi di April mendatang. "Kami optimis bisa beroperasi April ini. Untuk jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan belum bisa diprediksikan," singkatnya. Nantinya, pabrik barunya ini, kata dia, ditargetkan dapat memproduksi 500.000 unit smartphone per bulan yang ditujukan untuk konsumsi dalam negeri.
Selain mendirikan pabrik, ke depan, Oppo menyatakan akan melakukan R&D sendiri di Indonesia. "Tidak dalam waktu dekat. Soalnya itu kan makan waktu, harus kumpulkan orang-orang yang ahli dulu," jelasnya.
Menurutnya, saat ini Oppo sudah hampir memenuhi standar TKDN yang ditetapkan pemerintah. "Kami sudah 25 persen dari TKDN yang ditetapkan," jelasnya.
(mdk/dzm)