LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Mungkinkah crowdsourcing akan berjaya di Indonesia?

Model bisnis ini diyakini bakal diperhitungkan dalam 2 hingga tiga tahun mendatang.

2015-02-17 11:21:02
Digital Startup
Advertisement

Model bisnis crowdsourcing memang terbilang anyar di negeri ini. Tetapi di Jepang misalnya, bukanlah hal baru. Justru bisa dibilang diperhitungkan. Hal itu seperti yang diungkapkan oleh Founder sekaligus CEO Sribu.com, Ryan Gondokusumo.

Diakuinya, pertumbuhan bisnis yang digelutinya ini tidak bisa lepas dari pertumbuhan pengguna internet di Indonesia.

"Jadi industri crowdsourcing tumbuh linear dengan pertumbuhan pengguna internet di Indonesia," kata Ryan saat berbincang santai dengan Merdeka.com di kantornya bilangan Gandaria, Jakarta, kemarin (16/2).

Advertisement

Maka dari itu, dirinya tidak menepis jika bisnis crowdsourcing ini masih jauh dari harapan. Begitu juga venture capital (VC) lokal yang berminat mendanai model bisnis ini. "Kalau VC lokal sepertinya tidak banyak. Itu yang saya tahu, ya. Karena memang bisnis baru belum ada proven of concept," ujarnya.

Meski masih jauh dari harapan, dia yakin jika dalam kurun waktu 2 hingga 3 tahun lagi model bisnis ini bakal diperhitungkan. "Ya sekitar 2 sampai 3 tahun lagi model bisnis ini bisa diperhitungkan," tutupnya.

Sekadar informasi, bisnis crowdsourcing ini merupakan cara baru melibatkan sebuah komunitas tertentu untuk melakukan layanan, menuangkan ide, maupun konten melalui kontribusi dari sekelompok orang.

Advertisement
(mdk/dzm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.