Menristek Optimis Indonesia Lahirkan 2 Startup Unicorn Baru Tahun Depan
Menristek Optimis Indonesia Lahirkan 2 Startup Unicorn Baru Tahun Depan
Menteri Riset, Teknologi dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro optimisnya Indonesia mampu melahirkan 2 startup Unicorn baru pada awal tahun mendatang.
Penambahan 2 startup unicorn tersebut akan melengkapi 5 startup unicorn yang telah ada saat ini, yakni Tokopedia, Traveloka, Bukalapak, Ovo, dan Gojek. Bahkan salah satu diantaranya, yakni Gojek memiliki nilai valuasi diatas USD 10 miliar dan berstatus sebagai decacorn.
"Melihat pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia naik signifikan, saya optimis ekonomi digital Indonesia semakin baik," ujar Menteri Bambang.
"Ekonomi digital kita ini perubahannya luar biasa pesat. Saat ini 'officially' unicorn-nya 5, berpotensi nambah 2 lagi. Akhir tahun ini. Jadi mudah-mudahan memasuki tahun baru 2020 nanti, unicorn kita bisa 7," tambahnya.
Bambang mengatakan, dengan memiliki 5 startup unicorn Indonesia telah masuk menjadi negara dengan startup unicorn terbanyak di Asia Tenggara. Selain itu, Indonesia juga masuk menjadi 10 negara dengan startup unicorn terbanyak di Dunia.
"Dengan 5 saja kita sudah menjadi negara dengan unicorn terbanyak di Asia Tenggara dan masuk top 10 di dunia. Jadi kalau 7, barangkali rangking di dunia juga naik," jelasnya.
Baca juga:
Menristek Beberkan Manfaat Teknologi Nuklir untuk Peningkatan Ekspor Indonesia
Bertambah 2 Lagi, Menteri Bambang Sebut Indonesia Bakal Punya 7 Unicorn di 2020
Menristek sebut Indonesia Perlu Perkuat Riset Manufaktur
LIPI Tunggu Keppres Soal Pendirian BRIN
Kenangan Menristek: Presiden Tahan Lapar, Menterinya Enggak Tahan Lapar
5 Tahun Menteri, Nasir Ungkap Upayanya Perbaiki Sistem Birokrasi di Kemenristekdikti
Menristekdikti Tak Ingin Ada Dosen Terpapar Radikalisme