Menkominfo sebut Kerja Sama Eksklusif dengan WhatsApp terkait Virus Corona Tak Mudah
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate mengatakan bahwa pemerintah telah melakukan kerja sama dengan WhatsApp dan Telkom Group untuk membangun chatbot WA yang bisa diakses publik dengan nama akun: covid19.go.id.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate mengatakan bahwa pemerintah telah melakukan kerja sama dengan WhatsApp dan Telkom Group untuk membangun chatbot WA yang bisa diakses publik dengan nama akun: covid19.go.id.
Menurutnya, kerja sama antara WhatsApp dengan pemerintah Indonesia merupakan kebijakan yang eksklusif. Sebab, hanya ada dua negara yang saat ini bekerja sama secara eksklusif yakni Indonesia dan Singapura.
"Whatsapp hanya memberikan kebijakan ini secara eksklusif kepada dua negara, yakni Indonesia dan Singapura," ujar Johnny.
Mengapa hanya Indonesia dan Singapura?
Kata Menkominfo, alasan itu hanya WhatsApp dan Facebook yang tahu. Namun bukan berarti negara-negara lain tidak bisa melakukan kerja sama eksklusif ini.
"Kalau Indonesia dan Singapura bisa bekerja sama, kami meyakini jika negara lain juga sama," kata dia.
Meski begitu, lanjut Johnny, perlu diketahui kerja sama ini bukanlah sesuatu hal yang mudah. Diskusi-diskusi dengan para petinggi perusahaan teknologi terbesar di dunia itu, membutuhkan waktu yang panjang.
"Itu diskusi yang panjang dan meyakinkan bahwa usaha Indonesia membutuhkan bantuan dari semua pihak dan WhatsApp memiliki fasilitas itu. Sekali lagi keputusan global teknologi company tentu diberikan apresiasi yang tinggi," jelas dia.
Kerja Sama dengan WhatsApp
Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) telah melakukan kerja sama dengan WhatsApp dan Telkom Group untuk membangun chatbot WA yang bisa diakses publik dengan nama akun: covid19.go.id.
"Untuk nomornya akan dipublikasikan secepatnya. Publik dapat berinteraksi dengan akun chat resmi pemerintah tersebut untuk memperoleh informasi secara interaktif melalui chatbot yang kontennya disediakan oleh BNPB dan Kemenkes. Sosialisasi akun chat resmi akan dilakukan melalui Lembaga Penyiaran, SMS blast, banner di media online dan flyers," jelas Johnny.
"Chatbot dan pesan blast pada platform Whatsapp diharapkan sudah live trial mulai Jumat, 20 Maret 2020 sore/malam," tambah dia.