LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Menkominfo lakukan koordinasi seluruh menteri soal Wannacrypt

Menkominfo lakukan koordinasi soal Wannacrypt. Semua hal yang perlu telah diinformasikan pada instansi pemerintah untuk menghindari masalah akibat serangan malware itu. "Jadi, sebelum aktifkan komputer, pastikan tidak terkoneksi ke internet. wifi matikan sementara. Kemudian, backup data penting dicopy," jelasnya.

2017-05-14 15:04:55
Menkominfo
Advertisement

Beberapa negara termasuk Indonesia saat ini tengah terserang malware wannacrypt yang menyerang layanan kesehatan seperti rumah sakit. Di Indonesia sendiri ada dua rumah sakit yang terserang malware ini yakni RS Dharmais dan RS Harapan Kita. Terkait kejadian ini pemerintah juga telah mengantisipasi penyebarannya termasuk agar instansi pemerintah tak terinfeksi.

"Saya sudah sampaikan kepada kolega menteri melalui group chat. Lewat itu semual hal sudah diinformasikan sehingga masalah teknis bisa ditindak lanjuti supaya terhindar dari malware tersebut," ungkap Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara saat acara konferensi pers terkait serangan infeksi malware di Jakarta, Minggu (14/5).

Wannacrypt ransomware mengincar PC berbasis windows yang memiliki kelemahan terkait fungsi SMB yang dijalankan di komputer tersebut. Wannacrypt meminta dana tebusan agar file yang 'dibajak' dengan proteksi enkripsi bisa dikembalikan dan diakses lagi.

Dana tebusan yang diminta berupa dana bitcoin yang jika dikurskan setara Rp 4 juta. Uang tebusan ini akan makin tinggi jika tebusan tak segera dibayar.

Ransomware sendiri adalah sebuah jenis malicious software atau malware yang menyerang komputer korban dengan cara mengunci komputer korban atau meng-encrypt semua file yang ada sehingga tidak bisa diakses kembali. Tahun ini sebuah jenis ransomware baru telah muncul dan diperkirakan bisa memakan banyak korban. Ransomware baru ini disebut Wannacry.

Dikatakannya, malware ini tidak akan merusak atau menghancurkan data yang dimiliki korban. Hanya saja berdampak pada proses bisnis. Seperti kasus yang terjadi saat ini di kedua rumah sakit tersebut.

"Misalnya registrasi biasa pakai online sekarang harus manual. Konsekuensinya setahu saya itu," ungkapnya.

Maka, dia pun mengimbau untuk semua sektor juga berhati-hati. Sebab, tidak menutup kemungkinan terjadi di sektor lainnya.

"Jadi, sebelum aktifkan komputer, pastikan tidak terkoneksi ke internet. wifi matikan sementara. Kemudian, backup data penting dicopy," jelasnya.

Baca juga:
Serangan siber serentak di dunia, perusahaan dan sekolah diretas
Indonesia ikut diserang teroris siber
Tips ID-SIRTII cegah infeksi virus Wannacrypt dari teroris siber
Indonesia ikut kena serangan siber, bagaimana cara penyebarannya?

(mdk/gni)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.