LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Melania Trump: kemajuan teknologi buat masyarakat jadi 'kejam'

Melania Trump: kemajuan teknologi buat masyarakat jadi 'kejam'. Melania berpidato di kampanye Trump di Pennsylvania. Dalam pidatonya ini, sang mantan model ingin memfokuskan perhatian di bidang teknologi jika ia jadi First Lady. Namun bukan soal kemajuan teknologi, atau perkembangan sains, namun soal cyberbully.

2016-11-10 12:38:00
Donald Trump
Advertisement

Donald Trump resmi terpilih jadi Presiden Amerika Serikat. Secara otomatis sang istri, Melania Trump, akan jadi 'First Lady' Amerika Serikat. Sang First Lady pun punya tanggung jawab besar dalam hal aksi sosial di Amerika Serikat.

Tepat sehari sebelum pemilu di Amerika Serikat ditutup, Melania berpidato di kampanye Trump di Pennsylvania. Dalam pidatonya ini, sang mantan model ingin memfokuskan perhatian di bidang teknologi jika ia jadi First Lady. Namun bukan soal kemajuan teknologi, atau perkembangan sains, namun soal cyberbully.

"Teknologi telah mengubah dunia kita," ungkap Melania Trump dilansir dari Ad Age. "Kebudayaan kita jadi makin kejam dan makin kasar."

Advertisement

Lalu Melania melanjutkan opininya soal Cyberbully. "Namun seperti berbagai hal lain, teknologi punya sisi buruk. Anak-anak dan remaja bisa jadi sangat rapuh. Mereka terluka ketika mereka dihina akan penampilan atau kecerdasannya. Hal ini membuat hidup makin sulit dan membuatnya terus sembunyi."

Pidato ini diakhiri dengan janji Melania untuk menjadikan cyberbully jadi fokus utamanya di Gedung Putih nanti.

Permasalahan utama dari pernyataan Melania Trump ini hanya satu: sang suami, Donald Trump, adalah salah satu pelaku cyberbully yang melakukannya secara terang-terangan.

Advertisement

Bahkan, Jurnalis CNN bernama Dana Bash yang berada di kampanye Melania tersebut, melaporkan secara live dengan berkata: "Aku terus berpikir, pernahkah Melania bertemu Donald Trump?"

Bagaimana tidak, jika dibredel, Trump sangat sering menghina orang lain. Tak cuma sekedar menghina, Trump seringkali menghina fisik.

Dia pernah menghina penampilan fisik dari istri Ted Cruz, yang merupakan kandidat presiden dari partai Republik. Selain itu, dia menghina Carly Fiorina yang mencalonkan diri juga melalui Partai Republik, dengan hinaan 'wajah seperti itu tak layak jadi presiden.'

Dia juga pernah membantah tuduhan pelecehan seksual dari seorang wanita, dengan berkata secara implisit bahwa 'wanita tersebut tak layak untuk dia lecehkan secara seksual, merujuk pada wajahnya.' Trump di salah satu kampanye pernah memperagakan kondisi fisik orang difabel dengan tujuan menghina. Serta sudah ribuan kali Trump menyebut orang lain dengan julukan si Bodoh, dan Hillary Clinton yang disebut sebagai Crooked Hillary, atau Hillary si Pembohong.

Hal ini tentu jadi bulan-bulanan media di Amerika Serikat. New York Post menulis: "Masyarakat Amerika Serikat sudah tahu, pelaku cyberbully paling produktif dan paling populer di Amerika adalah dia yang punya 12 juta followers di Twitter (Trump.red)."

Bagaimana menurut Anda, bisakah Melania memberantas cyberbully?

Baca juga:
Donald Trump menangi pilpres AS, situs imigrasi Kanada 'semaput'!
Jembatan terberat di dunia ini bisa diputar 81 derajat

(mdk/idc)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.