LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Matinya MySpace, Sang Pionir Industri Jejaring Sosial

Matinya MySpace, Sang Pionir Industri Jejaring Sosial

2019-03-21 13:24:00
Sosial Media
Advertisement

Jika Anda tumbuh di era awal atau pertengahan 2000an, Anda pasti tidak asing dengan MySpace.

Ini adalah jejaring sosial yang dahulu sangat populer untuk musik di mana musisi bisa berbagi lagu dan pengguna dapat menyesuaikan profil dengan lagu favorit mereka. Tak pelak platform ini adalah salah satu pionir jejaring sosial.

Platform musik ini bahkan masih sempat bertahan di bawah bayang-bayang Facebook, Instagram, Twitter, dan Snapchat. Banyak musisi ternama yang muncul dari platform ini, katakanlah Arctic Monkeys, Panic! At The Disco, dan juga Justin Timberlake pasca N'Sync.

Advertisement

Namun hal ini seketika pudar oleh berita baru, di mana sekitar 50 juta lagu hilang dari platform tersebut. Melansir Engadget, lagu-lagu yang hilang ini adalah lagu yang diunggah dari tahun 2003 hingga 2015.

Hal ini sebenarnya sudah disadari banyak pengguna dari setahun lalu, dan MySpace mengakui ada masalah di aspek tersebut dan akan membenahinya. Namun akhirnya, MySpace menyebutkan bahwa file musik yang hilang tersebut rusak (corrupt) dan tak bisa ditransfer ke situs yang baru.

Pengumuman dari MySpace ini dipasang jadi sebuah banner web di situs mereka, namun kini telah dihapus. Selebihnya, MySpace tidak mengumumkannya di tempat lain. Twitter resminya berhenti mencuit sejak 2017 dan siaran pers berhenti sejak 2015.

Advertisement

MySpace sendiri tidak lepas dari masalah. Pada 2012 ia bertarung dengan Apple di meja hijau soal ikon aplikasi Apple Music. MySpace kalah dan kehilangan hak atas jutaan lagu dan dikecam fans karena banyak lagu nostalgia di sana.

MySpace sendiri dibeli oleh Time Inc di tahun 2016 dan masalah belum lepas merundung. Di tahun yang sama jejaring sosial ini diretas sehingga data pengguna terekspos oleh hacker.

Baca juga:
WhatsApp Sempat Error, Tak Bisa Kirim Foto dan Video
CEO Twitter 'Pikir-Pikir' Sematkan Tombol Edit Tweet, Setuju?
Twitter berantas akun palsu, Katy Perry kehilangan 2,8 juta follower
Begini sebab follower Twitter pengguna turun drastis
Pakai IGTV bisa unggah video durasi 1 jam di Instagram
Akhirnya Twitter resmi 'cerai' dengan Windows Phone 8.1
Instagram lagi bermasalah, ini yang harus user lakukan

(mdk/idc)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.