Mainan seks berusia 28.000 tahun ditemukan di Jerman
Mainan seks berusia 28.000 ditemukan di Jerman. Wanita zaman dahulu sepertinya telah bereksperimen dengan mainan seks ini. Tapi pertanyaannya, bagaimana wanita menjadi liberal pada masa itu? Orang-orang zaman dahulu sepertinya benar-benar jauh lebih berani dan eksperimental daripada wanita zaman sekarang.
Mendapatkan kesenangan intim tidak bergantung pada zaman. Semuanya bisa terjadi berkat adanya hormon yang mendorong seseorang mengalami keinginan seksual, tidak peduli zaman.
Nah, di sini merdeka.com akan membahas tentang mainan seks tertua yang diketahui baru-baru ini. Temuan mengenai benda itu dipercaya merupakan dildo berbahan batu yang digunakan oleh wanita Yunani sekitar 28.000 tahun yang lalu!
Wanita zaman dahulu sepertinya telah bereksperimen dengan mainan seks ini. Tapi pertanyaannya, bagaimana wanita menjadi liberal pada masa itu? Orang-orang zaman dahulu sepertinya benar-benar jauh lebih berani dan eksperimental daripada wanita zaman sekarang.
Dildo batu ini memiliki panjang sekitar 8inci dan lebar 3cm. Benar-benar terbuat dari batu. Arkeolog awalnya sempat bingung dengan penemuan ini, karena dianggap sebuah senjata untuk berburu. Namun setelah diteliti lebih lanjut terdapat beberapa senjata lain di lokasi penemuan dildo itu. Dan bentuknya sama sekali berbeda.
Benda ini ditemukan di dalam tanah. Dikubur di sebuah goa di Swabia Jura, Pegunungan Jerman.
Dildo batu adalah representasi simbolis genitalia pria. Sejarawan mengungkapkan bahwa ini adalah satu lagi arkeologi berharga dari dunia berupa mainan seks kuno.
Baca juga:
Tim arkeolog gabungan temukan sisa-sisa pusat kebugaran kuno di Mesir
Ini wujud kerangka dinosaurus terbesar di dunia
Pemprov Jateng tertarik bangun museum situs Gajah Stegodon Grobogan
Patung penjaga rumah sakit di kota kuno Angkor ditemukan
Kota kuno era Romawi ditemukan di Prancis