Lewati BlackBerry, Andromax klaim tempel Samsung
Smartfren mengklaim Andromax telah jadi smartphone yang paling populer, bukan hanya di kota besar, tetapi juga di desa
PT Smartfren Telecom Tbk, lewat produk Andromax-nya, mengklaim telah melewati BlackBerry dalam hal penjualan dan menempel Samsung secara ketat.
"Smartfren diuntungkan dengan lebih banyak menjual handset dengan harga terjangkau, sedangkan Samsung menjual smartphone harga tinggi, jadi selisih kami tidak jauh," kata Deputi CEO Djoko Tata Ibrahim, Senin (16/12).
Menurut dia, Andromax telah menjadi smartphone yang paling populer, bukan hanya di kota besar, tetapi juga di kota-kota kecil dan pedesaan, apalagi ditunjang dengan jaringan Smartfren yang mumpuni.
Menurut Djoko, pihaknya sampai level distributor berani menjual produk dengan harga modal, tapi Smartfren memberikan insentif yang besar kepada distributor, yaitu Rp 30 ribu per aktivasi.
"Smartfren telah melampaui BB, dan hanya terpaut sedikit dari Samsung. Smartfren sudah jadi nomor dua terutama dari importasi terbanyak," ujarnya.
Untuk tipe Andromax G, katanya, memang belum dipasarkan secara resmi, tapi handset yang aslinya seharga RP 945 ribu sudah banyak dijual di pasar gelap dengan harga Rp 1,2 juta.
Untuk tipe i2 dan G, Smartfren mengaku sudah dapat orderan untuk dua bulan ke depan, padahal supply-nya terbatas.
"Ada distributor yang minta dikirim seribu unit tapi kami hanya bisa menyediakan 500 unit. Distributor suka jualan produk kami, karena cepat lakunya," klaimnya.
(mdk/dzm)