LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Komponen-komponen peralatan elektronik bekas pun simpan emas

Peneliti kini bisa 'menambang' emas dari sisa-sisa alat-alat elektonik di sekitar kita

2014-06-06 17:00:00
Penelitian
Advertisement

Alat-alat elektronik macam smartphone, TV, dan komputer terbukti memiliki komponen logam yang berharga. Tapi percayakah Anda jika peneliti kini bisa 'menambang' emas dari sisa-sisa alat-alat elektonik di sekitar kita?

Menggunakan teknik 'rekayasa terbalik', duo insinyur asal London, Revital Cohen dan Tuur Van Balen menciptakan sebuah jenis batuan baru yang mereka beri nama H / AlCuTaAu.

Uniknya, bahan tersebut merupakan gabungan dari berbagai macam logam berharga seperti emas, tembaga, aluminium hingga tantalum, atau logam mulia berwarna abu-abu kehitaman yang dikenal sangat tahan karat.

Advertisement

Cohen dan Balen menambang H / AlCuTaAu dari bekas komponen-komponen komputer hingga mesin industri dari pabrik-pabrik yang telah bangkrut, Gizmodo (5/6).

Teknik 'rekayasa terbalik' tersebut diperkirakan bisa memberi dampak yang besar dalam proses daur ulang sisa-sisa peralatan elektronik.

Perlu diketahui, proses daur ulang sisa-sisa komponen untuk mendapatkan logam-logam mulia di dalamnya memang sudah jamak dilakukan di China. Padahal proses daur ulang yang salah bisa menimbulkan asap beracun yang berbahaya. Asap kimia muncul ketika komponen tersebut meleleh.

Advertisement

Di sisi lain, penemuan duo insinyur tersebut setidaknya bisa membantu mengurangi beban para pekerja di bawah umur yang menambang logam-logam mulia tersebut, contohnya di negara Kongo. 

Banyak anak-anak di daerah timur Kongo yang dipaksa menambang logam tantalum di area yang berbahaya tiap harinya. Dan karena logam ini pada dasarnya tidak dapat diperbaharui, anak-anak tersebut harus bekerja semakin keras tiap harinya seiring dengan menipisnya kandungan tantalum dalam tanah.

Mendiang Steve Jobs pada tahun 2010 pernah menyatakan jika keadaan tersebut merupakan masalah yang sangat pelik. Di satu sisi, perusahaan teknologi membutuhkan logam-logam tersebut, dan di sisi lain banyak penambang-penambang yang harus menderita karenanya.

(mdk/bbo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.