Kesal, Microsoft tentang penyadapan Amerika Serikat
Microsoft mengeluarkan tiga kebijakan untuk halangi tindakan penyadapan tersebut.
Khawatir dengan aksi penyadapan yang dilakukan oleh pemerintahnya, Microsoft mulai ambil tindakan. Raksasa teknologi dunia tersebut mulai mengeluarkan aturan privasi terbaru sehingga tindakan 'nakal' pemerintah Amerika Serikat tidak lagi terjadi.
Seperti yang dilansir oleh CNN (5/12), kuasa hukum Microsoft, Brad Smith, menyatakan bahwa hal tersebut dilakukan karena memang ada hubungannya dengan tindakan NSA. Menyadari bahwa NSA tak sekedar memantau saja, Microsoft pun akhirnya berani ambil tindakan.
"Seperti kebanyakan yang lainnya, kami mulai tersadar dengan adanya laporan terbaru dari media," tulis Smith dalam sebuah laporan.
Adapun perubahan yang diberikan Microsoft pada layanannya adalah:
- Perpanjangan enkripsi terhadap layanan Microsoft
- Memasukkan proteksi legal terhadap data pengguna
- Meningkatkan transparansi guna menjelaskan bahwa seluruh layanan Microsoft tak memiliki celah yang bisa dimanfaatkan pemerintah
Untuk layanan yang akan dilindungi privasinya ini sendiri adalah Office 365, SkyDrive dan Windows Azure. Ketiganya dipilih lantaran sangat rentan untuk disusupi pemerintah.
(mdk/nvl)