Kembali normal, Twitter AP kehilangan 2 juta pengikut
AP harus merelakan dua juta pengikutnya setelah akun Twitter mereka di hack.
Setelah mengeluarkan beberapa tweet 'ngawur', akhirnya akun Twitter AP kembali normal. Sayangnya, akibat kejadian tersebut pengikut akun ini pun berkurang.
Seperti yang dilansir oleh Cnet (24/4), hingga kembali online hari ini, tercatat setidaknya hampir dua juta follower dinyatakan hilang dari akun ini. Hal ini sendiri diyakini akibat sebuah aksi peretas yang membuat akun Twitter AP menyatakan bahwa telah terjadi serangan di Gedung Putih yang mengakibatkan terlukanya Barack Obama.
Efek dari tweet ini pun bisa dibilang parah. Meskipun sudah dinyatakan bahwa tweet ini palsu, pasar saham AS sempat jatuh dan membuat AP menonaktifkan akun ini dalam beberapa waktu.
Sayangnya, setelah diaktifkan lagi, dampak dari tweet tersebut masih terasa. Hingga kini, tercatat tinggal 560 ribu pengikut yang kembali mengikuti akun ini.
Menanggapi hal ini, Twitter sendiri langsung bergerak cepat. Setalah dijanjikan beberapa waktu lalu, akhirnya jejaring sosial microblogging ini mau juga mengeluarkan sistem autentifikasi dua langkah.
Hal ini dilakukan karena seringnya aksi peretasan akun Twitter oleh banyak oknum. Dengan adanya sistem ini, maka Twitter mencoba untuk menutupi celah tersebut.