Kata pakar soal kemanan teknologi pemindai iris Galaxy Note 7
"Biometrik bukanlah obat mujarab bagi masalah keamanan."
Samsung akhirnya resmi memperkenalkan perangkat flagship terbaru mereka, Samsung Galaxy Note 7, dan membekalinya dengan teknologi pemindai iris mata. Namun, sejauh manakah keamanan dari teknologi sensor biometrik ini? Principal Security Researcher, Kaspersky Lab – David Emm mengatakan, dengan semakin meningkatnya penggunaan teknologi biometrik, maka akan muncul kebutuhan dari sisi keamanan.
"Pemberitaan bahwa teknologi terbaru iris scanner dari Samsung Galaxy Note 7 menandai langkah berikutnya dalam teknologi biometrik, di mana sekarang ini para vendor teknologi mengklaim bahwa sensor biometrik dapat meningkatkan baik itu dari sisi pengalaman dan keamanan dari pengguna perangkat mobile. Namun, pada kenyataannya adalah dengan semakin meningkatnya penggunaan teknologi biometrik maka akan muncul kebutuhan dari sisi keamanan yang lebih tinggi lagi," jelasnya.
Dikatakannya, sebagai contoh, tidaklah sulit untuk mengkompromikan biometrik milik orang lain, seperti scan sidik jari dan iris mata, bahkan hal tersebut dapat dilakukan dari jarak jauh.
"Seorang spesialis biometrik dari Jerman Jan Krisller, yang menjadi terkenal dengan aksi peretasan Apple TauchID, baru-baru ini menemukan cara untuk menyalin iris dan sidik jari dari foto beresolusi tinggi," ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (06/08).
Lebih lanjut, biometrik juga memiliki kebutuhan untuk mempertahankan basis data biometrik yang besar serta informasi pribadi dari pengguna. Oleh karena itu, setiap pelanggaran keamanan yang mengakibatkan kebocoran informasi ini bisa memiliki konsekuensi yang jauh lebih serius daripada pencurian, misalnya, password: bagaimanapun juga, semua orang bisa mengubah password yang lemah, tetapi tidak bisa mengubah scan sidik jari atau iris yang berhasil dikompromikan.
"Selama beberapa tahun ke depan kita hanya bisa menduga bahwa penggunaan teknologi biometrik ini akan semakin luas dan menjadi respon terhadap permasalahan keamanan yaitu penggunaan metode otentikasi yang ada saat ini - seperti bahaya yang melekat pada password yang lemah dan/atau re-cycle. Pada saat yang sama, kita juga berharap untuk melihat tren biometrik ini mengalami peningkatan - khususnya dalam pengembangan bio-hack," terangnya.
Jelas, dikatakannya, biometrik bukanlah obat mujarab bagi masalah keamanan. Pada akhirnya, otentikasi multi-faktor menjadi penting – artinya gunakan biometrik bersama dengan password atau cara lain untuk memverifikasi identitas.
Baca juga:
Samsung Galaxy Note 7 mulai bisa dipesan di Indonesia
Iris scanner Galaxy Note 7 bakal hadir di lebih banyak Hp Samsung
4 Hal keren yang bisa dilakukan iris scanner dari Galaxy Note 7
Menulis dalam air dengan pena stylus 'S Pen' Samsung Galaxy Note 7
Ini penampakan mewahnya Galaxy Note 7
[Video] Samsung pamer fitur unggulan Galaxy Note 7