LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Kalibrr, talent platform yang pakai teknologi kecerdasan buatan

Persaingan kompetisi platform pencarian kerja, belakangan ini semakin marak. Tidak lagi hanya satu platform yang mendominasi saja, tetapi banyak bermunculan platform pencarian kerja dengan segepok keunggulan.

2018-10-18 09:15:00
Digital Startup
Advertisement

Persaingan kompetisi platform pencarian kerja, belakangan ini semakin marak. Tidak lagi hanya satu platform yang mendominasi saja, tetapi banyak bermunculan platform pencarian kerja dengan segepok keunggulan.

Misalnya saja Kalibrr. Platform pencarian kerja ini boleh dibilang baru. Sebab di tahun 2016, platform ini mulai beroperasi di Indonesia. Meski tergolong baru, dari sisi teknologi diklaim memberikan perbedaan dengan platform sejenis.

"Kami bukan sekadar platform pencari kerja saja. Tetapi, memberikan rekomendasi pekerjaan yang cocok dengan profil user kami. Ini penting, karena banyak terjadi ketidakcocokan pekerjaan dengan jobseeker yang berujung pindah kerja," ujar Managing Director Kalibrr Indonesia, Sanuk Tandon saat diskusi dengan media di Jakarta, Kamis (18/10).

Advertisement

Lalu, apa yang membedakan dari sisi teknologinya? Kalibrr, dikatakan Sanuk, sejak dari awal dibangun, platform ini menitikberatkan pada pengembangan teknologi kecerdasan buatan dan machine learning.

Tujuannya jelas, agar profil jobseeker dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Sehingga nantinya akan terjadi efisiensi bagi perusahaan. Dengan kata lain, semua profil jobseeker sudah difilter secara otomatis oleh sistem. Perusahaan hanya akan menerima kandidat yang sesuai dengan kebutuhannya.

"25 sampai dengan 40 persen efisiensi waktu dan cost bagi perusahaan akan terjadi bila menggunakan teknologi yang kami gunakan," terang dia.

Advertisement

Saat ini, Kalibrr telah memiliki 520.000 pengguna dan 250 perusahaan yang telah bekerja sama dengannya. Dari sisi perusahaan yang diajak bekerja sama pun tak main-main. Mulai dari startup besar hingga korporasi termasyhur menggunakan Kalibrr. Contohnya Go-Jek dan Ciputra Grup.

"Jumlah pengguna kami setiap bulannya naik 50.000. Kami targetkan, pada awal tahun 2019, jumlah user sudah melebihi angka 1 juta pengguna," ungkap Sanuk.

Kendati demikian, lanjut Sanuk, perusahaan yang dipimpinnya ini tak memiliki visi untuk menjadi talent platform terbesar di Indonesia. Namun lebih ke arah bagaimana Kalibrr dapat membantu klien dan penggunanya menemukan pekerjaan sesuai dengan profilnya.

"Besar tidak terlalu penting. Yang penting bagi kami adalah membantu perusahaan untuk mendapatkan talent terbaik. Untuk jobseeker menemukan pekerjaan sesuai dengan profil mereka," jelasnya.

(mdk/faz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.