LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Jika minyak bumi habis, umat manusia bergantung pada serangga

Serangga menjadi kunci kelahiran bahan bakar ramah lingkungan baru bagi manusia

2015-05-08 11:04:00
Penelitian
Advertisement

Ilmuwan sejak lama memprediksi bila bahan bakar minyak (BBM) akan habis dalam beberapa tahun ke depan. Lalu, bila BBM habis, bagaimana dengan nasib umat manusia? Jangan khawatir, ilmuwan dari laboratorium energi Amerika atau Berkeley Lab, telah menemukan jawabannya.

Ilmuwan tersebut, Ceja-Navarro, telah mengembangkan sebuah cara untuk menciptakan sumber energi alami alias biofuel. Tetapi jangan kaget, sebab bahan yang dipakai Ceja-Navarro adalah serangga.

Menurut Ceja-Navarro, di dalam perut serangga terdapat mikroba yang bisa dimanfaatkan untuk merubah bahan-bahan di sekitar manusia menjadi bahan bakar ramah lingkungan. Contohnya, kayu, daun, hingga kopi.

Advertisement

"Serangga yang sudah berkembang sejak jutaan tahun mempunyai strategi terbaik untuk memanfaatkan tumbuhan dan mikroba yang ada di sekitarnya," ujar Ceja-Navarro saat mempresentasikan penelitiannya di Berkeley Lab.

Lebih lanjut, setiap serangga dikatakan mempunyai kemampuan unik untuk merubah makanan mereka menjadi biofuel. Ceja-Navarro mencontohkan jenis kumbang passalid yang bisa menghasilkan biofuel dari lapisan serat pada tumbuhan.

Nah, bila manusia berhasil mengungkap cara serangga mengubah tumbuhan menjadi biofuel dengan cepat, kita tidak perlu takut kehabisan BBM. Bahkan, manusia bisa memutus ketergantungan pada BBM lebih awal untuk menyelamatkan bumi dari pemanasan global.

Advertisement

"Serangga sejatinya bisa memberikan banyak hal bagi manusia, namun pikiran kita tertutupi oleh hal-hal negatif yang mereka sebabkan," kata insinyur kimia Berkeley Lab itu.

Kedepan, Berkeley Lab akan meneliti DNA dari berbagai macam serangga serta bakteri yang ada di dalam perut mereka menggunakan teknologi canggih seperti CT scan. Dengan begitu, ilmuwan bisa menemukan cara serangga menciptakan energi yang dapat terus diperbaruhi dari tanaman.

"Kita akan meniru cara alam memproduksi energi untuk bertahan hidup. Penemuan ini bisa membuat manusia hidup lebih lama dan berguna bagi anak cucu kita," tutup Ceja-Navarro.

Baca juga:
Badai matahari setara 10 triliun bom nuklir Hiroshima intai Bumi
Tren setrum otak untuk tingkatkan kecerdasan ternyata berbahaya!
Ini alasan anjing mudah temukan mayat manusia
Tak disangka, pohon pandan ini jadi tanda keberadaan berlian
Neraka sebenarnya! Di planet mirip Bumi ini batu mulia pun meleleh

(mdk/bbo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.