iPhone 11 Laris Manis, Apple Dilaporkan Naikkan Jumlah Produksi
iPhone 11 Laris Manis, Apple Dilaporkan Naikkan Jumlah Produksi
Setelah melaporkan keuangannya di mana Apple mengalami kenaikan pendapatan di akhir tahun lalu, Apple dilaporkan menaikkan produksi dari iPhone sebesar 10 persen.
Melansir laporan Nikkei Asian Review yang dikutip PhoneArena, kenaikan ini mencapai 80 juta unit produksi. Hal ini terdiri dari 65 juta model iPhone 11 dan juga 15 juta perangkat iPhone terbaru yakni iPhone 9.
iPhone 9 sendiri diprediksi Ming-Chi Kuo analis teknologi yang kerap memberi prediksi akurat, akan merengkuh penjualan hingga 20 juta unit di 2020.
Bahkan, angka 30 juta bisa dicapai bila beberapa aspek seperti fitur, spesifikasi inti, dan harga cocok dengan kepuasan konsumen.
Perangkat iPhone 9 diprediksi bakal rilis pada Maret.
Harga Adalah Faktor
Apple dinilai akhirnya sukses merengkuh keuntungan dalam penjualan perangkat mobile besutannya, setelah pada 2017 lalu memperkenalkan perangkat dengan harga USD 1.000 yakni iPhone X.
CEO Apple yakni Tim Cook, menyebut bahwa harga adalah faktor. Hal ini tercermin dari dirilisnya iPhone dengan harga terjangkau sejak tahun 2018, dan diulang di tahun 2019.
iPhone 11, varian iPhone termurah tahun 2019 lalu, dijual mulai dari harga USD 699, sedikit lebih murah dari iPhone XR yang dirilis tahun sebelumnya.
Jadi, Apple berhasil menimbang antara berbagai fitur premium dan aspek yang dipotong agar jadi sebuah smartphone terjangkau. Hasilnya, penjualan yang tinggi dan direngkuhnya status perangkat terpopuler untuk iPhone 11.
(mdk/idc)