LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Internet.org di tentang lembaga di dunia, Bos Indosat santai

Internet.org dianggap melanggar 'internet netral' atau biasa dikenal dengan istilah net neutrality.

2015-05-15 10:35:15
Internet Indonesia
Advertisement

Baru-baru ini, berbagai lembaga di dunia menentang program internet.org dari Facebook. Bahkan, mereka juga mengirimkan sebuah surat petisi kepada CEO Facebook, Mark Zuckerberg. Dalam surat itu, semua sepakat untuk meminta Facebook menghentikan inisiasi program Internet.org.

Alasan mereka utamanya, Internet.org dianggap melanggar 'internet netral' atau biasa dikenal dengan istilah net neutrality. Pun dari Indonesia juga ada lembaga yang berkeberatan yakni ICT Watch.

Adapun beberapa lembaga yang menentang adanya internet.org adalah Popular Resistance (AS), Roots Action.org (AS), OpenMedia (Kanada), Bits of Freedom (Belanda), Xnet (Spanyol), The Heliopolis Institute (Mesir), dan masih banyak lagi.

Advertisement

Ramainya lembaga di berbagai belahan dunia menentang internet.org, disikapi santai oleh CEO Indosat, Alexander Rusli. Menurutnya, mereka yang menentang program inisiasi Facebook sudah terlihat tak mendukung internet.org.

"Jujur saja kami tidak ingin masuk ke diskusi tersebut. Bagi kami keputusan yang sudah dilakukan akan terus dilakukan. Kita memiliki cara pandang yang berbeda," ujarnya saat ngobrol santai bersama beberapa media di Restoran Penang Bistro, Jakarta, Rabu (13/05).

Sekadar informasi, Indosat memang menjalin kerjasama dengan Facebook di program internet.org bertujuan untuk merangkul pengguna yang belum merasakan layanan data untuk mulai mencoba.

Advertisement

"Kan masih banyak orang yang belum memakai layanan data. Ini hanya sekadar pancingan saja, agar mereka bisa merasakan pengalaman internet, kalau mau lebih mereka bisa beli paket data," sebutnya.

Menurutnya, dengan cara ini siapa tahu orang yang masih menggunakan ponsel 2G only alias belum pernah menggunakan layanan data, bisa berpindah menggunakan layanan data. "Siapa tahu dengan cara ini jumlah data ningkat pelan. Siapa tahu dengan percobaan ini," katanya.

Di sisi lain, Ketua Umum Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel), Kristiono, mengharapkan agar operator juga memandang hal ini tidak hanya dari sisi bisnisnya saja melainkan lebih ke arah kepentingan nasional. Maklum, Facebook sebagai icon pemasaran sangat baik untuk meningkatkan pelanggan perusahaan.

"Ya, kita mengharapkan tidak seperti itu. Kerjasama tidak hanya kepentingan bisnis saja. Harus dipikirkan kepentingan nasional juga. Ini bukan kita menghalangi mereka artinya. Pemerintah pun juga harus memikirkan," ujarnya.

(mdk/dzm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.