Intel Ultrabook gunakan layar sentuh
Hal ini membuat biaya produksi intel meningkat hingga Rp 780 ribu per unit.
Standar perangkat Ultrabook besutan Intel telah secara resmi mengusung layar sentuh.
Digitimes (8/4), perangkat Intel Ultrabook ini akan meluncur dalam waktu dekat ini setelah perusahaan merilis platform chip Haswell Juni mendatang.
Namun, dengan menggunakan standar layar sentuh pada perangkat barunya tersebut, biaya produksi secara keseluruhan akan meningkat. Diperkirakan, peningkatan biaya tersebut adalah sekitar Rp 680-780 ribu rupiah per unit Ultrabook.
Sementara ini, perkiraan biaya produksi awal belum diketahui dan pihak Intel pun juga merahasiakan biaya produksi tersebut.
Saat ini dikabarkan permintaan pada layar sentuh cenderung menurun, bahkan penurunan tersebut mencapai angka 20 persen. Hal ini mengakibatkan harga jual yang akan sampai pada konsumen akan semakin tinggi.
Intel sendiri berharap agar seluruh mitranya dapat bekerja sama untuk membantu pemasaran Ultrabook agar harga masih tetap terjaga dapat dapat masuk di pasaran.
Baca juga:
Kemenparekraf gandeng Intel kembangkan dunia digital Indonesia
Intel siapkan smartphone dengan processor dual core
Intel stop produksi motherboard, inikah akhir era PC?
Peluncuran Ultrabook Lenovo IdeaPad Yoga