LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Ini penyebab hujan tetap turun di musim kemarau

Ini penyebab hujan tetap turun di musim kemarau. Apakah Anda merasa aneh ketika telah memasuki musim kemarau, tapi hujan masih selalu turun tiap harinya? Ternyata hal tersebut bukanlah sebuah keanehan. Jawabannya hanya satu: perubahan iklim.

2017-06-13 13:09:00
Sains
Advertisement

Apakah Anda merasa aneh ketika telah memasuki musim kemarau, tapi hujan masih selalu turun tiap harinya? Ternyata hal tersebut bukanlah sebuah keanehan. Jawabannya hanya satu: perubahan iklim.

Fenomena ini merupakan dampak dari perubahan iklim yang menimpa daerah tropis seperti negara kita.

Benar, dilansir dari Mashable yang mengutip penelitian terbaru yang dilakukan NASA, permukaan Bumi yang makin panas dan naiknya permukaan laut akibat ulah manusia menyebabkan hujan makin banyak turun di daerah tropis.

Advertisement

Menurut Hui SU, ilmuwan dari Jet Propulsion Laboratory milik NASA, hal ini ada kaitannya dengan awan. Dari observasi NASA baru-baru ini menunjukkan bahwa awan di daerah tropis akan makin menyusut dalam beberapa dekade ke depan. Meski kita berasumsi bahwa awan yang lebih sedikit setara dengan presipitasi yang sedikit pula, ternyata itu salah.

Awan tinggi ini ternyata menjebak panas di atmosfer, yang membantu menyeimbangkan energi masuk matahari dengan energi panas yang berasal dari Bumi. Dengan lebih sedikitnya awan yang menjebak panas di sekitar, udara di atas daerah tropis diperkirakan akan jadi lebih dingin, dan udara yang lebih dingin berarti lebih tidak stabil. Karena ini, hujan lebih banyak turun.

Fenomena ini merupakan 'kekuatan' yang berlawanan. Pasalnya kenaikan curah hujan di daerah tropis memang terjadi karena hal tersebut diharapkan bisa menghangatkan atmosfer. Hal ini dikarenakan atmosfer bagian atas yang sangat dingin, dan ini membuat uap air berubah menjadi partikel es dan menyebabkan energi panas lepas dan menghangatkan atmosfer. Hal ini dikenal sebagai pelepasan panas laten.

Advertisement

Menurut NASA, zona di mana awan akan makin sedikit dan menyebabkan curah hujan sepanjang tahun makin banyak, makin lama akan makin melebar. Zona ini berpusat di khatulistiwa, dan berdampak langsung pada negara-negara kecil di kawasan tropis.

Jadi jangan heran, hujan akan makin parah dalam beberapa tahun ke depan.

Baca juga:
Soal pemanasan global, Trump bahkan 'diejek' Korea Utara
Ketat, NASA eliminasi lebih dari 18 ribu orang untuk 12 astronot
Taman ini disinari lampu yang bersumber energi dari cuitan Trump
Penampakan peluncuran roket terberat India
4 Teori paling mendasar dalam dunia sains, jika tak ada kita mati!
Bukti Islam dekat dengan sains: hilal dilihat dengan astrofisika
AS, Nikaragua dan Suriah tolak perjanjian perubahan iklim, mengapa?

(mdk/idc)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.