LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Ini ledakan paling terang di alam semesta yang patahkan semua teori

Lebih dahsyat dari matahari, ukuran bintang ini sangat kecil

2016-01-14 10:52:00
Astronomi
Advertisement

Pusat observasi bintang MAGIC (Major Atmospheric Gamma-ray Imaging Cherenkov) yang terletak di Kepulauan Canaria, dekat pesisir Afrika, baru saja menemukan ledakan paling terang di ama semesta.

Ledakan itu berasal dari sebuah pulsar bernama 'Crab' alias 'Kepiting' yang berada 6500 tahun cahaya dari Bumi. Pulsar Kepiting tersebut berasal dari bekas supernova 1054D (bintang yang sudah mati dan meledak) yang termampatkan akibat medan magnet atau gravitasi super kuat. Pulsar sendiri kerap disebut bintang neutron atau bintang padat oleh ilmuwan.

Pulsar itu mempunyai massa 1,5 kali massa matahari kita, namun karena sudah termampatkan, panjang diameter si pulsar tinggal 10 kilometer saja. Medan magnet dengan kekuatan 10.000 miliar kali lebih kuat dari medan magnet matahari lah yang menyebabkan ukuran si pulsar menjadi sangat kecil.

Advertisement

Akibat medan magnet dan energi nuklir si pulsar yang sudah termampatkan itu, membuat si pulsar berputar hingga 30 kali per detik! Ukuran kecil, energi besar, dan rotasi kilat adalah resep utama untuk sebuah ledakan energi yang super dahsyat.

"Observasi terbaru menunjukkan bila pulsar ini menghasilkan ledakan cahaya dengan kekuatan di atas triliunan volt elektron (TeV)," ujar Roberta Zanin dari ICCUB-IEEC di Barcelona, Daily Mail (13/01).

Selain menghasilkan cahaya paling kuat di alam semesta, ledakan itu juga menggugurkan banyak teori ilmuwan soal pulsar.

Advertisement

"Ledakan ini beberapa kali lebih kuat dari pengamatan-pengamatan sebelumnya, menggugurkan semua model teori yang dipercaya terjadi pada bintang neutron," lanjut Zanin.

Baca juga:
Diwata-1, satelit mikro pertama Filipina
Ini 10 hujan meteor terindah yang hiasi langit bumi selama 2016 [2]
Ini 10 hujan meteor terindah yang hiasi langit bumi selama 2016 [1]
Begini padatnya sampah luar angkasa sampai tahun 2015
Lebih besar dari Jupiter, planet ini didiami badai terdahsyat
Cruithne, asteroid mungil yang jadi 'bulan' kedua Bumi

(mdk/bbo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.