Ingin fokus produksi, EA pecat karyawan
Ini bukan sebagai penanda perusahaan game tersebut akan bangkrut.
Kabar mengejutkan muncul dari studio game, Electric Arts (EA) yang telah memecat beberapa karyawannya.
Dikutip dari Computer and Video Games (12/4), pemecatan ini dilakukan karena perusahaan ingin lebih fokus pada pembuatan platform generasi terbaru dan perangkat mobile.
Pihak EA juga mengaku bahwa ini keputusan yang sulit, akan tetapi demi kebaikan perusahaan, hal ini harus dilakukan. Beberapa pihak menyatakan bahwa EA hanya ingin mempunyai tim yang efisien dalam menuntaskan tugasnya.
Diperkirakan, pemecatan yang dilakukan oleh EA mencapai jumlah 200 hingga 250 karyawan. Tidak hanya itu, EA juga melakukan penutupan pada beberapa proyek.
Meskipun pemecatan karyawan ini tergolong besar, namun EA menegaskan bahwa hal ini bukan sebagai penanda perusahaan game tersebut akan bangkrut.
Baca juga:
Main game di smartphone juga bisa pakai kontroler
Tablet berjaya, PC tidak akan mati
FIFA 14 akan segera rilis
PS4 gandeng AMD, Nvidia sakit hati
DreadOut, game horor buatan anak Indonesia