Ilmuwan Neuroscientist Beberkan Ciri Orang Psikopat yang Tak Pernah Diketahui
Gambaran psikopat yang seringkali dijumpai dalam film adalah sosok menyeramkan dan sadis layaknya pembunuh berantai yang tak kenal ampun.
Gambaran psikopat yang seringkali dijumpai dalam film adalah sosok menyeramkan dan sadis layaknya pembunuh berantai yang tak kenal ampun.
Jika memang ada seseorang yang memiliki rasa simpati dan empati setipis psikopat pada film-film tersebut, seharusnya ia akan segera menyadari bahwa ada yang “berbeda” dalam dirinya.
Namun, Christian Jarrett seorang pakar Neuroscientist mengatakan, bahwa seseorang yang tanpa kecenderungan kriminal atau kekerasan bisa saja mendapat skor tinggi pada tes ciri kepribadian psikopat. Dengan kata lain, bisa saja orang “baik” yang anti kekerasan tergolong ke dalam sosok psikopat.
Ciri kepribadian psikopat yang bisa ditemukan pada orang yang bukan kriminal seperti, sikap egois (mementingkan diri sendiri), rasa tidak peduli (tetap cuek meski ada yang menderita), dan rasa tak kenal takut (tidak pernah cemas, khawatir, atau stress).
Dilansir dari ScienceFocus, Senin (7/5), rata-rata pria cenderung mendapat skor yang lebih tinggi pada ciri tersebut dibandingkan dengan wanita. Orang-orang yang menjabat di posisi manajemen juga umumnya memiliki skor yang tinggi, sama seperti orang-orang yang bersikap rasis.
Namun, ciri kepribadian yang “tak mengenal rasa takut” umumnya sangat berguna dalam beberapa bidang pekerjaan yang menantang atau berisiko tinggi.
Seperti dokter bedah, tentara pasukan khusus, atau pemimpin politik, bidang-bidang tersebut cukup menunjukkan kepribadian seseorang yang tak mudah gentar.
Jika anda benar-benar tidak merasa terganggu dengan kegiatan menyayat kulit seseorang, berjaga dan menembak tepat di belakang garis musuh, atau membuat keputusan yang berpengaruh pada jutaan orang. Mungkin tanpa disadari sebenarnya anda telah masuk dalam golongan “psikopat sukses”.
Reporter magang: Safira Tiur Margaretha
(mdk/faz)