LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Iklan Samsung sengaja hina kaum pria?

Iklan Samsung SmartTV mendapatkan hujatan dari banyak pihak.

2013-05-26 07:44:00
Samsung
Advertisement

Maksud hati membuat iklan yang menarik, namun apa daya justru menjadi kecaman. Mungkin itulah kalimat yang tepat bagi Samsung atas iklan barunya.

Samsung baru-baru ini mengunggah satu video iklan di YouTube. Dalam video tersebut, Samsung mencoba memperlihatkan betapa hebatnya produk SmartTV mereka.

Namun, bukannya apresiasi yang positif, justru banyak orang yang menghujat video tersebut dan mengatakan bahwa Samsung sedang menghina kaum laki-laki.

Dalam video yang diunggah oleh Samsung Television pada tanggal 14 Mei 2013 lalu tersebut menunjukkan ada seorang laki-laki atau dapat disebut seorang suami dari seorang wanita yang sedang bermalas-malasan dan menonton TV menggunakan SmartTV Samsung.

Pria tersebut terlihat sangat berantakan dengan terlihat kotor. Sekelilingnya juga terlihat penuh dengan segala hal yang tidak rapi. Oleh karenanya, sang istri menggunakan perangkat Samsung Kit Evolution agar sang suami dapat berevolusi menjadi pria yang lebih baik.

Setelah menggunakan perangkat tersebut, memang suami akhirnya menjadi manusia multi-talenta. Sayangnya, di akhir video yang berdurasi 1 menit 32 detik tersebut, semuanya kembali ke dunia nyata di mana pria tersebut tetap seperti sedia kala, malas dan jorok.

Apabila dilihat, sedikit tidak ada kesinambungan antara video iklan SmartTV tersebut dengan kebiasaan sang pria. Bahkan tidak hanya di kolom komentar di bawah video tersebut, di forum Reddit, banyak orang yang mempertanyakan apa alasan dan ide awal Samsung membuat video itu.

Sayangnya, dari hujatan-hujatan yang beredar dan juga yang dituliskan, pihak Samsung terkesan diam dan tidak menanggapi hal tersebut.

Uniknya, video yang sudah diakses lebih dari 9 juta kali tersebut, masih banyak yang memberikan tanda like atau suka atau setuju.

(mdk/das)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.