Huawei janji bangun pusat inovasi, Menkominfo: Akan saya tagih!
Pelaksanaan kerja sama pembuatan pusat inovasi Huawei itu disebut mulai terlaksana tahun 2016
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, menyatakan komitmen Huawei untuk membangun pusat inovasi di Indonesia harus terealisasi.
Pasalnya, pada Mei lalu pihak Huawei sudah melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) guna membangun pusat inovasi di Indonesia.
"Itu pusat inovasi harus jadi dong. Udah tanda tangan kok. Yang namanya udah tanda tangan artinya kan udah janji mereka. Jadi, kita tetap kejar buat mendirikan pusat inovasi di sini. Detailnya tanyakan saja ke Pak Basuki. Pak Basuki yang ngurusin," ujar pria yang akrab disapa Chief RA saat ditemui dalam sebuah kesempatan belum lama ini.
Pada kesempatan yang berbeda, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kemkominfo, Basuki Yusuf Iskandar, mengatakan bila kelanjutan rencana itu sedang dalam tahap penyusunan perjanjian kerja sama.
"Sedang dalam tahapan proses penyusunan perjanjian kerja sama," kata Basuki melalui pesan singkat kepada Merdeka.com, Jumat (4/12).
Pernyataan Basuki, senada dengan pernyataan dari pihak Huawei yang dikonfirmasi terkait perihal ini.
"Masih dalam tahap pembuatan. Kira-kira awal tahun 2016 terlaksana," tutur Yunny Christine, Senior Corporate Communication Manager, Huawei Indonesia saat dihubungi terpisah.
Sebagaimana diketahui, CEO Huawei Indonesia, Sheng Kai, juga pernah mengatakan saat acara MoU antara Huawei Indonesia dan Kemkominfo jika pihaknya akan memastikan komitmen perusahaan yang dipimpinnya untuk ikut berkontribusi meningkatkan kualitas SDM di Indonesia.
"Kami tidak hanya mengembangkan SDM lokal, tapi juga menyediakan akses pendidikan, menyelenggarakan pelatihan di bidang TI, melakukan penelitian dan pengembangan tentang inovasi dan konsep teknologi, serta memberdayakan pakar teknologi Huawei dalam memberikan konsultasi di bidang TIK yang bermanfaat," ujar Kai.
Sekadar informasi, Huawei merupakan salah satu vendor penyedia teknologi informasi yang berasal dari Tiongkok dan menjadi market leader di Indonesia. Hampir semua operator selular di Indonesia bekerja sama dengan Huawei. Namun sayangnya, belum lama ini lagi-lagi Huawei tersandung masalah dengan Ditjen Imigrasi soal tenaga kerja asing mereka yang tak memiliki dokumen lengkap.
Baca juga:
Yakin ingin beli smartphone tipis? Ini lho kelemahannya!
Sony akan luncurkan Xperia Z6 awal tahun depan?
iPhone terbaru versi murah akan dibanderol dengan harga Rp 5 jutaan?
Pencipta OS Android akan membuat smartphone baru sekelas iPhone
[Video] Samsung Galaxy S6 Active 'disiksa' dalam permainan hoki es