Hacker deface website resmi Angry Birds - Rovio
Hal itu karena hacker tidak percaya Rovio tidak terlibat aksi mata-mata yang dilakukan NSA.
Walaupun pihak Rovio selaku pencipta game populer Angry Birds sudah menegaskan bahwa mereka tidak ada sangkutpautnya dengan National Security Agency (NSA) serta penyadapan, namun ada saja pihak-pihak yang tidak percaya.
Hal tersebut dibuktikan dengan berhasil dilumpuhkannya website resmi Rovio oleh peretas karena mereka tidak percaya akan penjelasan tersebut. Bahkan, peretas yang berhasil membobol situs resmi Rovio ini telah menambahkan logo NSA serta tulisan Spying Birds di website tersebut.
Dikutip dari Daily Mail (29/01), aksi deface tersebut untungnya segera dapat dinormalkan kembali.
"Kita telah membenahi sistem keamanan di website dan mengembalikan situs kami ini normal lagi," jelas Saara Bergstrom, Vice President of Marketing Communications dari Rovio.
Sebelumnya, ada rumor yang katakan bahwa NSA dan agen rahasia Inggris menggunakan game Angry Birs sebagai sarana penyadapan. Namun, dengan tegas Rovio membantah hal tersebut.
Baca juga:
Hacker India dan Pakistan lakukan perang terbuka
Rovio: Angry Birds tak digunakan untuk penyadapan NSA
Hacker Indonesia juara 2 dunia selama Juli-September 2013
Hacker masih suka menyerang lewat DDOS
5 Negara dengan hacker terganas di dunia
Sang pencoreng wajah Amerika Serikat masuk nominasi peraih nobel