LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Grab Dapatkan Pendanaan Rp 42 Triliun Dari Invesco

Grab Dapatkan Pendanaan Rp 42 Triliun Dari Invesco

2019-06-29 11:57:00
Grab
Advertisement

Startup kendaraan online Grab mendapat investasi baru sebesar USD 300 juta (setara Rp 4,2 triliun) dari perusahaan investasi asal AS Invesco.

Dana segar ini merupakan bagian dari putaran investasi Seri H yang tengah berlangsung, dimulai dengan suntikan USD 1 miliar dari Toyota.

Mengutip laporan Tech Crunch via Tekno Liputan6.com, putaran Seri H yang telah didapatkan Grab diperkirakan saat ini mencapai angka USD 4,5 miliar. Hal ini berkat kontribusi dari sejumlah investor sepanjang 2018 dan awal 2019.

Advertisement

Kemudian pada April lalu, Grab menyebut masih akan membuka investasi baru hingga USD 2 miliar. Hal ini ditujukan untuk mendapatkan tambahan modal hingga USD 6,5 miliar pada akhir tahun ini.

Pendanaan dari Invesco ini merupakan bagian pertama dari investasi tahap terbaru yang diumumkan. Namun demikian, diduga ada sejumlah investasi potensial lain yang kemungkinan bakal diterima Grab, misalnya dari PayPal, Ant Financial, dan lain-lain.

Sejauh ini, pihak Grab sendiri menolak berkomentar mengenai status investasi Seri H dan berapa banyak pendanaan yang telah diraih oleh perusahaan.

Advertisement

Meskipun investasi dari Invesco ini tidak sebanyak yang diberikan SoftBank (sekitar USD 1,5 miliar), dana segar ini bakal sangat bermakna.

Invesco sendiri merupakan perusahaan yang telah bergabung dengan Oppenheimer dan fokus memberikan pendanaan di negara berkembang.

Masih dari Seri H, Oppenheimer juga sebelumnya telah ikut berkontribusi mendanai Grab dengan nilai sekitar USD 403 juta. Dengan tambahan dari Invesco, nilai pendanaan dari perusahaan gabungan ini sekitar USD 700 juta.

Keputusan untuk menggandakan investasi di Grab tentu tidak terlepas dari berkembangnya bisnis Grab.

Dalam pernyataannya, Presiden Grab Ming Maa menilai Invesco merupakan "salah satu investor paling pintar di pasar negara berkembang." Apalagi, sebelumnya Grab telah mengakuisisi bisnis operasional Uber di Asia Tenggara.

Di Asia Tenggara, Grab kini bersaing dengan startup Indonesia Go-Jek yang mulai ekspansi ke negara lain seperti Vietnam, Thailand, dan Singapura. Ekspansi Go-Jek ini menyusul dari investasi yang diterima Go-Jek dari Tencent, Google, dan Warburg Pincus. Go-Jek pun kini tengah berupaya meningkatkan jumlah investasi hingga angka USD 2 miliar.

Grab sendiri juga menarget pendanaan dengan angka besar, dengan mengubah Seri H menjadi putaran pendanaan bertarget USD 6,5 miliar.

Sumber: Tekno Liputan6.com
Reporter: Agustin Setyo Wardani

Baca juga:
Tak Cuma Pangsa Pasar, Grab dan Gojek Juga Berebut Atensi Anak Jokowi
Pengguna IndiHome Bisa Bayar Tagihan Lewat Grab
Grab Luncurkan GrabBajay Kerja Sama dengan Kemenpar
Fitur Inovatif Grab Mulai Multistop Hingga Ubah Tujuan
Di 3 Negara Ini Grab Terapkan Denda Pembatalan Pemesanan
Persaingan Mulai Tak Sehat, Grab atau GO-JEK Berpotensi Mati
Ini Cara Agar Pelanggan Tak Kena Denda Pembatalan Pesanan Grab

(mdk/idc)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.