LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Google segera stop iklan berbasis Flash

Ini adalah pertanda bahwa Flash di web akan segera berakhir masanya.

2016-02-18 05:04:00
Software PC
Advertisement

Adobe Flash kini sudah tidak populer. Bahkan, Google pun sudah memberi sinyal tidak peduli pada produknya.

Dilansir dari Mashable (11/2), mulai 30 Juni mendatang, display iklan berbasis Flash tidak akan lagi bisa diunggah ke AdWords dan Double Click Digital Marketing, dua perusahaan periklanan online yang juga partner terbesar Google. Google bahkan akan berhenti menayangkan iklan Flash secara keseluruhan mulai 2 Januari 2017 mendatang. Namun, iklan video berbasis Flash masih akan tetap bekerja.

Ini adalah salah satu tanda bahwa Flash di web akan segera berakhir masanya, dan ini adalah hal bagus. Semakin lama, Flash semakin tidak aman dan memiliki banyak kelemahan. Bahkan Adobe sendiri mengakui bahwa Flash Player yang terbaru dapat berpotensi crash, dan memberi celah bagi peretas untuk mengontrol sistem yang rusak tersebut.

Advertisement

Oleh karena itu, memang sudah sewajarnya jika teknologi Flash ini akan memudar. Selain itu, sulitnya akses Flash di perangkat mobile, menjadikan Flash tidak punya masa depan. Mengingat kegiatan internet lama-kelamaan akan berpindah ke mobile.

Meski demikian, Flash masih berjaya di web. Hal ini dikarenakan banyak sekali pengiklan yang masih menggunakan media FLash. Google memang berada pada posisi membingungkan, karena perusahaan asal Mountain View, California, tersebut adalah pemimpin pasar dari browser desktop maupun mobile.

Sebagai gantinya, iklan-iklan berupa video akan dialihkan ke HTML5. Google pun telah meresmikan HTML5 sebagai video player default untuk iklan berbasis YouTube. Teknologi HTML5 dalam website, memungkinkan kita untuk menampilkan video di web tanpa plugin. Dengan pembaruan ini, plugin flash player tentu akan segera ditinggalkan.

Advertisement

Baca juga:
10 Perusahaan dengan produk paling rentan diretas hacker selama 2015
10 Software populer paling rawan kena retas dari masa ke masa
Microsoft 'pensiunkan' Internet Explorer di Januari 2016
Lenovo ubah model kelas virtual biasa dengan AirClass canggih
Semalam sempat tak bisa diakses, GO-JEK sudah bebas bug berbahaya?

(mdk/idc)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.