Google Naps, peta digital untuk cari orang yang tidur siang
Pengembangnya mengatakan bahwa Google Naps ini diciptakan untuk membuat orang tersenyum.
Mungkin Anda sudah mengenal bahwa Google memiliki produk yang dinamakan Google Maps, namun kali ini ada pihak lain yang mengembangkan dan memanipulasi peta digital tersebut menjadi lebih lucu dan menarik.
Produk yang dinamakan Google Naps ini berfungsi untuk mengetahui siapa saja orang-orang di seluruh dunia yang pada saat itu sedang beristirahat sejenak atau tidur siang.
Dikutip dari Huffington Post (28/03), secara garis besar, Google Naps ini mengambil pemindaian yang digunakan oleh Google Maps dan pengembangnya yang bernama Kakhiel & Venour ini juga sudah menulis email kepada Sergey Brin dan Larry Page atas apa yang mereka perbuat.
Dalam surat tersebut, Kakhiel & Venour mengatakan, "Hallo, tolong jangan marah karena semua ini (Google Naps) hanyalah sebuah lelucon. Kita tidak bermaksud untuk merusak nama brand atau apapun, kita hanya ingin membuat orang dan khususnya pengguna Google tersenyum. Jadi jangan tuntut kita apalagi masukkan ke dalam penjara karena kita terlalu sibuk mengurusi banyak hal saat ini. Tapi bila kalian berlibur ke Belanda, jangan segan untuk mampir dan beristirahat di tempat kami. Kita juga menyediakan kopi dan omelet (dengan harga murah). Kakhiel & Venour."
Sampai sekarang, belum ada tindakan dari pihak Google apakah akan menuntut secara resmi Kakhiel & Venour ataukah juga membiarkan apa yang telah mereka kembangkan tersebut dinikmati banyak orang. Ataukah juga hal ini hanyalah sebuah kelakar untuk memperingati April Mop?
Baca juga:
Google minta smartphone disisipi tulisan 'powered by Android'
Robot buatan Google ternyata bukan untuk perang
Larry Page: NSA merusak demokrasi Amerika
LG dan Google kembangkan LG G Watch
Seorang hacker kacaukan Play Store dua kali minggu ini
Iseng Googling nama sendiri, pria ini jadi buronan polisi
Smartphone Android milik Nokia laris diminati di China