Google Glass bantu dokter membuka penyumbatan darah pasien
Ada dokter di Polandia yang menggunakannya untuk membuka sirkulasi darah yang ada di saluran arteri.
Google glass memang teknologi yang sangat canggih, tetapi masih jarang bisa ditemukan di berbagai negara. Jika biasanya Google Glass digunakan untuk terhubung ke smartphone, ada dokter di Polandia yang menggunakannya untuk membuka sirkulasi darah yang ada di saluran arteri.
Melalui kaca dan augmented reality, sekelompok dokter membantu untuk memandu dokter spesialis untuk membuka aliran arteri koroner yang tersumbat pada pasien berusia 49 tahun.
Adanya 3 set data dimensi dan CTA yang ada, memungkinkan dokter memperbesar gambar dan memindah gambar.Dokter juga bisa mengambil manfaat Google Glass dari pengenalan suara untuk membantu mengatakan sesuatu.
"Kasus ini membuktikan bahwa teknologi dapat dipakai untuk kenyamanan dan efisiensi prosedur di bidang kardiologi intervensi. Alat itu juga berpotensi lensa yang memberikan perlindungan terhadap sinar-X. Kami percaya alat seperti ini memiliki manfaat untuk dokter ahli jantung," ujar Dr. Maksymilian P. Opolski.
Sebenarnya, ini bukan pertama kalinya Google Glass berhasil membantu para dokter. Alat canggih ini bahkan telah membantu banyak profesi lainnya, seperti pekerja di bandara atau polisi.
Namun sayangnya, keberadaan Google Glass ini masih sangat jarang di Indonesia, apa lagi untuk mendapatkan versi terbarunya.
Baca juga:
Mirip Google Glass, bando ini bisa hasilkan foto dan video
Mulai dilupakan, nasib Google Glass di ujung tanduk
Polisi lalu lintas di Dubai dilengkapi dengan Google Glass
Terungkap, korban kecanduan Google Glass pertama
Toshiba buat kacamata pintar mirip Google Glass, lebih murah!