Google: 1 juta akun Gmail jadi target hacker bayaran pemerintah
Google punya fitur baru untuk mengantisipasi serangan hacker pemerintah ini
Mengingat Gmail adalah layanan email terbesar saat ini, Google pun mengambil langkah untuk menambah fitur keamanannya. Hal ini juga disebabkan oleh semakin gencarnya serangan hacker, terutama mereka yang dibekingi pemerintah.
Menurut Google, hingga saat ini setidaknya 1 juta akun Gmail telah menjadi target peretasan hacker suruhan pemerintah. Maraknya aksi peretasan hacker pemerintah ini mulai banyak terjadi sejak tahun 2012 lalu.
"Sejak 2012, kami sudah mulai memberi peringatan pada pengguna Gmail bila akun mereka sedang ditarget oleh hacker suruhan pemerintah," ujar Google pada postingan di blognya.
Rata-rata korban serangan hacker pemerintah itu diakui Google adalah mereka yang bekerja sebagai jurnalis, aktivis, atau politikus garis kiri yang lantang menyuarakan pendapatnya di berbagai belahan dunia.
Lebih lanjut, Google menambahkan bila peringatan peretasan hacker pemerintah ini cukup jarang terjadi, sekitar 0,1 persen dari peringatan bahaya keamanan dari Google. Namun meski begitu, Google sangat mengimbau pada siapa saja yang menerima peringatan ini langsung menanggapi dengan serius.
Baca juga:
Sembunyikan informasi soal ISIS, NASA jadi sasaran hacker
Israel penjarakan pentolan hacker Palestina spesialis peretas drone
[Video] Bug Android ini mungkinkan hacker bobol hp dalam 10 detik!
Industri kesehatan paling sering diincar hacker
Grup hacker Anonymous sukses tipu FBI dan Donald Trump