LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Go-Jek disebut punya dampak besar bagi perekonomian negeri

Go-Jek disebut punya dampak besar bagi perekonomian negeri. Kepala Lembaga Demografis, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, Turro S. Wongkaren mengatakan, Go-Jek memiliki dampak yang besar bagi perekonomian Indonesia.

2018-03-23 17:09:00
Digital Startup
Advertisement

Kepala Lembaga Demografis, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, Turro S. Wongkaren mengatakan, Go-Jek memiliki dampak yang besar bagi perekonomian Indonesia.

Berdasarkan survey yang dilakukan lembaganya itu, penghasilan keseluruhan mitra pengemudi Go-Jek sebesar Rp 8,2 triliun sedangkan pendapatan mitra UMKM sebesar Rp 1,7 triliun. , Mitra UMKM ini merupakan usaha yang tergabung dalam aplikasi Go-Food.

“Bila digabung, angkanya bisa mencapai Rp 10 triliun. Ini ada di batas bawah karena yang disurvei hanya driver sepeda motor dan UMKM. Belum yang lain seperti Go-Car dan sebagainya,” kata dia seperti yang dikutip dari Dream.co.id, Jumat (23/3).

Advertisement

Terlebih, kata Turro, sebanyak 89 persen responden yang disurvei, memberikan dampak yang baik bagi masyarakat umum. Bahkan, sebagian besar responden menyatakan bila Go-Jek bubar, hal itu akan berdampak buruk bagi mereka.

“78 persen responden mengatakan, jika Go-Jek berhenti beroperasi, akan membawa dampak buruk kepada masyarakat,” ungkapnya.

Survei ini dilakukan terhadap 7.500 responden terdiri atas 3.315 pengemudi roda dua, 3.465 konsumen, dan 806 mitra UMKM dari 9 wilayah. 9 wilayah itu antara lain Bandung, Bali, Balikpapan, Jabodetabek, Yogyakarta, Makassar, Medan, Palembang, dan Surabaya.

Advertisement

Di sisi lain, survey yang dilakukannya itu menyatakan sebanyak 30 persen mitra UMKM merasa diuntungkan dan 64 persen lainnya tidak ada. Salah satu temuan menarik dari survei itu adalah soal karakteristik dari para pelanggan ojek online. Diketahui jika para pelanggan Ojol rata-rata memiliki anggaran pengeluaran bulanan sebesar Rp2,55 juta per bulan.

Sumber: Dream.co.id

Baca juga:
Jembatani startup Malaysia-industri Indonesia, Expand Indonesia kembali digelar
Grab terjun ke dunia fintech, beri layanan pinjaman mikro
Tiga venture capital ini gotong royong siapkan investasi seri B
Unicorn Indonesia paling banyak se-Asia Tenggara
Video: DANA, aplikasi dompet digital kelas dunia
Perkenalkan, DANA fintech baru negeri ini
DANA, dompet digital pengganti dompet konvensional

(mdk/idc)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.