Gandeng T-Systems, Eka Hospital Lakukan Digitalisasi Sistem Rumah Sakitnya
Eka Hospital Group melakukan transformasi digital di kelompoknya dengan menggandeng T-System asal Jerman. Mulai sejak September tahun lalu, digitalisasi ini akan go live pada Agustus dan September 2019!
Eka Hospital Group melakukan transformasi digital di kelompoknya dengan menggandeng T-System asal Jerman. Transformasi digital ini menggunakan solusi SAP Healthcare, logistik, dan manajemen keuangan.
Hasan Widjaja, Corporate IT Director Eka Hospital, mengungkapkan proses implementasi digitalisasi di kelompok rumah sakitnya dimulai sejak September tahun lalu. Diperkirakan digitalisasi ini rampung pada 2019.
"Kami targetkan digitalisasi ini selesai pada empat rumah sakit. Go live pada 1 Agustus 2019 di Eka Hospital BSD City dan Cibubur. Kemudian pada 1 September di Eka Hospital Bekasi dan Pekanbaru," ujar Hasan Widjaja yang dijumpai di media gathering T-Systems di Jakarta, kemarin (8/11).
Digitalisasi di Eka Hospital Group ini bertujuan menerapkan model proses sistem yang selaras dengan seluruh rumah sakit dan klinik EKA, sehingga Eka Hospital dapat melayani pasien secara optimal. Sementara di saat bersamaan, merampingkan semua proses back-office sehingga aktivitas frontliners terintegrasi.
Simpelnya, kata Hasan, benefit bagi pasien adalah data pasien termasuk rekam mediknya terintegrasi di empat lokasi Eka Hospital; BSD City, Cibubur, Bekasi, dan Pekanbaru. Sehingga begitu pasien terdaftar di satu Eka Hospital, maka otomatis datanya terdaftar di tiga RS lainnya, sehingga tidak dipungut biaya administrasi lagi (karena dianggap pasien lama), jika berobat ke Eka Hospital lainnya.
"Kemudian proses pendaftaran pasien juga lebih cepat. Tidak perlu mengisi formulir lagi, cukup dengan membawa KTP elektronik, karena e-KTP pasien akan dibaca oleh e-KTP reader kami," ungkapnya.
Contoh lainnya, implementasi digital ini juga mencakup ke bagian radiologi. Sehingga pasien tidak perlu repot membawa hasil radiologi ke rumah sakit, karena dokter sudah bisa melihatnya lewat sistem.
Kata Hasan, pihaknya memilih T-Systems karena dinilai memiliki sistem dan teknologi yang terdepan dan terbaik sebagai healthcare system vendor. Namun, proses pemilihan vendor ini juga tidak singkat, karena reputasi vendor juga jadi pertimbangan.
T-Systems Indonesia
Arkadiusz Czopor, Managing Director T-Systems Asia South yang berpusat di Singapura, menjelaskan perusahaan baru ekspansi ke pasar Indonesia pada tahun ini, sebagai integrator sistem digital global di industri kesehatan. Bekerja sama dengan SAP, perusahaan menawarkan solusi kesehatan terpadu bagi para pemain industri kesehatan di Indonesia, termasuk koneksi sistem ke BPJS dan perusahaan asuransi.
Saat ini T-Systems memiliki dua klien rumah sakit di Indonesia, yakni Eka Hospital dan Mitra Keluarga.
"T-Systems membantu implementasi sistem SAP di rumah sakit sehingga membuat proses bisnisnya lebih cepat, tapi efisien dari sisi biaya, seperti proses pendaftaran pasien baru," ujar Czopor di Jakarta.
Sebagai pemain baru di Indonesia, T-Systems menawarkan nilai lebih dibandingkan kompetitor, plus sistem SAP. Kemudian memperkuat layanan dengan adanya tim lokal. "Saat ini kami memiliki 20 orang tim T-Systems Indonesia untuk mendukung layanan," pungkasnya.
(mdk/sya)