LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Gagal unduh lagu, laptop anak berusia 9 tahun disita polisi

Sebuah laptop bergambar Winnie the Pooh milik anak berusia 9 tahun disita polisi karena mengunduh lagu secara ilegal.

2012-11-27 11:48:48
Teknologi
Advertisement

Sebuah berita yang boleh dikatakan dilematis terjadi di Finlandia yaitu pihak berwajib menyita laptop seorang anak perempuan berusia 9 tahun hanya gara-gara mengunduh lagu secara ilegal.

Minggu lalu, seorang anak perempuan berusia 9 tahun bernama Julietta menemukan sekaligus mengakses The Pirate Bay setelah mencari link untuk mengunduh album seorang penyanyi pop bernama Chisu (penyanyi terkenal Finlandia).

Ternyata aktivitas pengunduhan ilegal tersebut diketahui oleh badan hak cipta Finlandia yaitu Copyright Information and Anti-Piracy Centre (CIAPC) atau disebut juga dengan nama TTVK. Tidak menunggu lama TTVK akhirnya mengirimkan surat ke rumah Julietta.

Dalam surat tersebut, Julietta harus membayar ganti rugi sebesar EURO 600 atau sekitar Rp 7,5 juta atas aktivitas mengunduh album secara ilegal yang ternyata gagal diunduh tersebut. Ayah Julietta, Aki Wequ Nylund juga telah membelikan album tersebut di toko secara resmi.

Selain harus membayar uang ganti rugi, diwakili ayahnya, pihak Julietta harus menandatangani surat perjanjian tertulis. NBC News (27/11) melansir bahwa perjanjian tersebut adalah taktik umum yang biasa digunakan oleh pemegang hak cipta dan lebih menguntungkan pihak mereka.

Agar permasalah tidak terus berlanjut, Nylund sebagai ayah Julietta menghubungi pengacara TTVK untuk menyelesaikan masalah tersebut. Sayangnya, TTVK cenderung ingin memperbesar masalah itu. Hal tersebut dibuktikan dengan disitanya laptop bergambar Winnie the Pooh milik Julietta oleh dua orang polisi dengan surat penggeledahan dan penyitaan resmi yang datang ke rumah Nylund.

Tentu saja, sikap arogan dan sewenang-wenang tersebut dari pihak polisi serta TTVK tersebut menuai kritik baik dari dalam ataupun luar negeri. Dalam blog resminya, TTVK menjelaskan bahwa apa yang polisi dan mereka lakukan adalah benar. Mereka hanya ingin menegakkan hukum dan peraturan yang berlaku.

Memang hampir semua negara di dunia menyatakan 'perang' terhadap aksi pengunduhan secara ilegal. Bahkan badan khusus yang mengurusi hak cipta juga lahir untuk mensukseskan hal tersebut.

UU HaKI dari setiap negara berbeda-beda, namun intinya mereka ingin menjadikan internet itu sehat dan lepas dari aktivitas ilegal tersebut.

Advertisement

Yang dijadikan permasalahan serta dilematika adalah tindakan yang dilakukan tersebut terkesan tidak memandang siapa yang berbuat. Dalam hal ini, sang pelaku adalah seorang anak berusia 9 tahun yang mengunduh lagu secara ilegal walaupun akhirnya gagal.

(mdk/das)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.