LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

East Ventures dan Denali injeksi duit ke startup pembelian mobil, Mobilkamu

East Ventures dan Denali injeksi duit ke startup pembelian mobil, Mobilkamu. Mobilkamu, platform penyedia solusi end-to-end pembelian mobil di Indonesia, mengumumkan telah menerima sejumlah dana awal dari East Ventures dan Denali, angel company.

2017-11-14 11:43:00
Digital Startup
Advertisement

Mobilkamu, platform penyedia solusi end-to-end pembelian mobil di Indonesia, mengumumkan telah menerima sejumlah dana awal dari East Ventures dan Denali, angel company.

East Ventures adalah perusahaan penggalang dana terdepan di Indonesia, Singapura, dan Jepang. Selama beberapa tahun, East Ventures berinvestasi terhadap ratusan perusahaan di Indonesia, Singapura, Jepang, Malaysia, dan Thailand. Tokopedia dan Traveloka salah investasi awal East Ventures yang berhasil dan berkembang menjadi startup unicern di Indonesia. Sedangkan Denali Partners (Denali Mitra) adalah angel company berbasis di Indonesia yang didirikan oleh Chris Angkasa. Saat ini lebih dari 10 perusahaan telah diinvestasinya.

Chris Angkasa dari Denali Partners mengatakan, Mobilkamu memiliki posisi strategis untuk memperbaiki proses dan akses pembelian mobil di Indonesia. Ada banyak masalah yang harus dipecahkan di industri ini.

Advertisement

"Mereka dapat membawa banyak solusi untuk memperbaiki ekosistem yang ada. Kami sangat antusias untuk potensi mereka di masa depan," ujar Chris pada Merdeka.com, Selasa (14/11).

Pada tahun ini, Mobilkamu mengklaim berada di posisi meraih pendapatan lebih dari setengah juta dolar. Dan sejak menerima pendanaan, Mobilkamu berhasil mendapatkan kemitraan eksklusif dengan Bukalapak untuk mengelola "Bukamobil." Rencanananya pendanaan baru ini akan digunakan untuk terus melakukan ekspansi ke lebih banyak kota di Indonesia.

Startup Mobilkamu dikembangkan pada 2015. Saat itu, Wilton Halim selaku CEO dan Co-Founder Mobilkamu, melihat layanan serupa di Australia dan menemukan adanya kesempatan di pasar Indonesia untuk solusi ini. Saat membangun produk, dia dan seluruh tim kemudian menyesuaikan produk dengan menggabungkan diskon antara dealer dan tingkat biaya yang lebih rendah agar dapat memenuhi kebutuhan pasar pembelian mobil di Indonesia

Advertisement

Pasar penjualan mobil sendiri masih sangat besar di Indonesia. Menurut sebuah studi oleh DBS, pembelian mobil tangan pertama di Indonesia diperkirakan akan tumbuh hingga 5 persen per tahun untuk dua tahun ke depan. Selain itu, penetrasi pinjaman otomotif secara stabil terus berkembang selama 10-15 tahun terakhir. Mobilkamu turut mendukung pertumbuhan ini dengan memungkinkan pembeli mobil pertama kali yang sensitif terhadap harga di Indonesia untuk membeli mobil idaman mereka secara hemat dan dengan tingkat biaya yang rendah di platform mereka. Penghematan harga Mobilkamu membuka segmen baru bagi penduduk Indonesia yang sebelumnya hanya mampu membeli mobil bekas pilihan untuk membeli mobil baru.

Baca juga:
Mbiz jalin kemitraan dengan Infomedia
Aplikasi ini integrasikan kebutuhan properti sampai wisata
Aplikasi video ini ajak ramai-ramai meriahkan Harbolnas
Snapchat akan lakukan 'revolusi' pasca investasi dari raksasa China
Grab sudah lampaui 1 milyar perjalanan di Asia Tenggara
TADO, aplikasi tanya jawab pertanyaan apapun bareng influencer Indonesia
ShopBack dapat investasi baru USD25 juta

(mdk/idc)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.