Dua sisi dari Assassin's Creed IV: Black FLag
Kontroversi di balik rencana kemunculan Assassin Creed IV: Black Flag
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, sekuel terbaru game Assassin Creed yang diberi judul Assassin Creed IV: Black Flag akan segera dirilis.
Kemunculan Assassin Creed IV ternyata cukup dinanti oleh banyak gamer, pasalnya kali ini game tersebut akan lebih banyak mengeksplorasi laut sebagai jalan ceritanya. Seperti video trailer resmi yang diunggah di Youtube baru-baru ini. Terlihat bahwa grafis yang ditawarkan tidak main-main. Keadaan bawah laut pun juga divisualisasikan dengan sangat bagus. Menjadikan game ini layak untuk ditunggu.
Namun seiring dengan penantian dan keluarnya trailer tersebut, kemunculan Assassin Creed IV sempat menuai protes dari kelompok pecinta hewan yang tergabung dalam People for the Ethical Treatment of Animals (PETA). Pasalnya, dalam sebuah adegan di game tersebut terlihat Assassin membantai seekor paus.
Pihak PETA menilai bahwa hal ini akan memicu pembunuhan binatang yang lebih luas dan tak terkendali.
Dalam hal ini, Ubisoft selaku pembuat game tersebut menjawab aksi protes yang dilontarkan PETA. Menurut Ubisoft, apa yang dilakukan Assassin sudah benar. Karena itulah yang tertulis dalam sejarah.
Ubisoft juga menegaskan pihaknya tidak menginginkan penangkapan paus secara ilegal. lagipula game ini adalah karya fiksi.
Seperti yang dikutip dari CVG (7/3), sejauh ini belum diketahui secara pasti apakah aksi protes tersebut akan menghambat jadwal peluncuran Assassin Creed 4.
Baca juga:
Need For Speed Undercover bisa dimainkan di BlackBerry 10
Final Fantasy XV akan hadir bersamaan dengan PlayStation 4
Assassin Creed's: Rising Phoenix, sekuel baru setelah Black Flag