LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Ditolak Masuk Filipina, Pemerintah Bakal Bantu Go-Jek

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara ketika ditanyakan perihal itu, belum tahu kabar detail mengenai ditolaknya Go-Jek di Filipina. Rudiantara merupakan salah satu menteri yang getol mendorong agar unicorn seperti Go-Jek segera melakukan ekspansi di negera lain.

2019-01-09 16:00:00
GO-Jek
Advertisement

Go-Jek dikabarkan belum bisa masuk ke Filipina. Hal itu lantaran terbenturnya perusahaan besutan Nadiem Makarim ini dengan aturan kepemilikan saham asing yang hanya boleh 40 persen di Filipina. Karena hal itu, maka Go-Jek terpaksa ditolak masuk.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara ketika ditanyakan perihal itu, belum tahu kabar detail mengenai ditolaknya Go-Jek di Filipina. Rudiantara merupakan salah satu menteri yang getol mendorong agar unicorn di Indonesia seperti Go-Jek segera melakukan ekspansi di negera lain.

"Saya belum tahu informasinya. Tapi yang jelas, pemerintah akan bantu terus Go-Jek untuk bisa hadir di negara lain," jelas Rudiantara kepada awak media di Jakarta, Rabu (9/1).

Advertisement

Dilanjutkannya, pria yang akrab disapa Chief RA ini terus melakukan lobi agar unicorn Indonesia bisa masuk ke Filipina. Begitu juga dengan Indonesia, dia akan terbuka bila ada unicorn asal Filipina juga ingin melakukan ekspansi ke Indonesia.

"Saya akan fasilitasi mereka untuk masuk ke Indonesia. Begitu juga sebaliknya dengan mereka. Kenapa kita perlu seperti itu? Kalau orang kita sesama Asean tidak membuka diri, orang lain dari wilayah lainlah yang akan masuk," terangnya.

Di sisi lain, kata dia, Indonesia akan bangga jika ada perusahaan dalam negeri bisa melakukan ekspansi ke negara lain. Nantinya ketika melakukan ekspansi, yang akan dibawa oleh perusahaan yang melakukan ekspansi itu juga orang dari Indonesia.

Advertisement

Terlepas dari itu, juru bicara Go-Jek dari perwakilan investornya, mengatakan akan terus berkonsultasi untuk terlihat secara positif dengan LTFRB serta lembaga pemerintah lainnya.

"Karena kami memberikan solusi transportasi yang sangat dibutuhkan bagi masyarakat Filipina," jelasnya.

(mdk/faz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.