LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Ditemukan, sel darah merah tertua dalam mumi berusia 5.300 tahun

Peneliti menemukan sel darah merah tertua dalam Otzi, mumi manusia es yang sudah berusia 5.300 tahun.

2012-05-02 11:32:00
teknologi
Advertisement

Sel darah merah tertua telah berhasil ditemukan dalam mayat manusia es bernama Otzi. Otzi adalah mumi manusia es berumur 5.300 tahun yang ditemukan di pegunungan Alpen pada tahun 1990.

Penemuan sel darah merah ini adalah kali pertama sejak Otzi ditemukan oleh dua orang pendaki ti perbatasan Austria - Italia. Penelitian yang diterbitkan pada tanggal 1 Mei ini juga menjabarkan mengenai kematian Otzi.

Keadaan mumi manusia es ini masih sangat baik sehingga peneliti dapat mengidentifikasi umur, kesehatan, hingga makanan terakhir yang dia makan. Otzi diperkirakan meninggal pada umur 45 tahun. Makanan terakhirnya adalah daging rusa dan tumbuhan herba. Otzi diperkirakan mati akibat tusukan panah di dada yang menembus arterinya. Namun sebelum ini para peneliti tak bisa menemukan sel darah merah dalam tubuhnya.

Advertisement

Albert Zink, seorang ahli antropologi biologi dari European Academy of Bozen/ Bolzano yang memimpin penelitian ini mengaku kaget saat menemukan sel darah merah itu.

"Aku sangat terkejut, karena kami tidak berharap bisa menemukan sel darah merah yang masih utuh," kata Zink. "Kami berharap bisa menemukan sisa-sisa atau sel darah merah yang sudah menyusut. Namun dimensi sel darah merah ini sama seperti sampel modern yang ada sekarang."

Saat meneliti sampel jaringan dari luka di badan Otzi, Zink melihat adanya sel berbentuk bulat yang terlihat seperti darah, namun belum dapat memastikannya. Mereka kemudian menggunakan alat bernama 'atomic force microscope' yang bekerja dengan 'merasakan' dan bukannya 'melihat' obyek. Hasilnya, diketahui benda bulat tersebut adalah sebuah sel darah merah.

Advertisement

"Sel darah merah ini memiliki bentuk yang sama dengan sampel sel darah merah modern, bulat dengan cekungan seperti donat di tengahnya," kata Zink pada LiveScience. "Kami sangat yakin bahwa ini adalah sel darah merah yang sudah berumur sekitar 5.000 tahun."

Untuk membuktikan ini, para peneliti menggunakan teknik yang dinamakan 'Ramen spectroscopy' untuk melihat kandungan dalam sel darah merah Otzi seperti hemoglobin, protein yang mengangkut oksigen dalam darah.

Teknologi ini ternyata bahkan dapat menemukan bukti kematian dari Otzi. Sel darah merah yang ditemukan dalam tubuh Otzi mengandung protein bernama fibrin, yaitu protein yang muncul dalam proses pembekuan darah namun menghilang dengan cepat.

"Fakta bahwa kami menemukan fibrin dalam darahnya adalah bukti bahwa Otzi tidak bisa bertahan lama dan langsung mati setelah terkena panah. Ini bagus untuk memberikan contoh pada orang-orang yang masih berpikir bahwa mereka bisa bertahan dari tusukan panah selama beberapa jam atau bahkan berhari-hari."(mdk/kun)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.