Dibanderol Rp 6,9 juta, mampukah Z10 rajai Indonesia?
Harga tersebut kurang lebih sama dengan harga perangkat Galaxy S3 maupun iPhone 5.
Hari ini merupakan hari bersejarah bagi Blackberry di Indonesia. Hal ini dikarenakan perusahaan smartphone asal Kanada itu sudah secara resmi membawa Z10 ke tanah air.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, melalui mitra resmi mitra resmi PT Teletama Artha Mandiri, PT Comtech Cellular dan PT Surya Citra Multimedia, handset anyar ini nantinya akan dihargai Rp 6,9 juta. Pantaskah harga tersebut untuk perangkat ini?
Sebenarnya harga perangkat ini sendiri sudah diprediksikan beberapa waktu yang lalu, bahkan saat peluncuran produk dan perangkatnya sendiri belum dimulai oleh Blackberry. Saat itu, banyak yang memperkirakan banderol harganya akan berkisar antara Rp 7,3 hingga 7,6 juta rupiah.
Namun, seiring sudah dilepasnya perangkat ini ke pasaran, harganya pun mulai berubah dari perkiraan meskipun tidak terlihat jauh.
Di Kanada sendiri, meskipun dihargai cukup mahal, ternyata perangkat ini mampu menarik minat para pembeli. Hal ini terbukti dari kemampuan Z10 yang menggeser dominasi iPhone dan Android.
Sementara itu, untuk di kawasan Asia Tenggara, harga Z10 bisa dibilang termasuk yang cukup murah. Di Singapura, Z10 dihargai sekitar Rp 7,1 juta sedangkan di Malaysia sekitar Rp 6,7 juta.
Meskipun harga ini terlihat lebih murah dibandingkan dengan Z10 di beberapa negara lain, mampukah masyarakat kita membelinya? Sebagai perbandingan saja, dengan uang sebanyak itu, konsumen juga bisa mendapatkan sebuah iPhone 5 maupun Galaxy S3 dengan bundling operator seluler.
Jika harga sudah kompetitif, sekarang tinggal Blackberry Z10 saja yang perlu menunjukkan kemampuannya. Jika tidak bisa mengungguli iPhone 5 maupun Galaxy S3, maka tidak mungkin smartphone ini bakal kembali merajai dunia perangkat pintar di Indonesia.
Sumber: The Next Web (21/2), Ubergizmo, dan beberapa sumber terkait.
Baca juga:
RIM luncurkan BlackBerry Z10 dengan harga Rp 7 juta
Mengenal lebih jauh tentang BBM Money
BlackBerry Z10 perlahan geser dominasi iPhone 5 dan Galaxy S III