LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Deretan percobaan ilmiah soal DNA yang paling mencengangkan!

Deretan percobaan ilmiah soal DNA yang paling mencengangkan! Dunia DNA tentu adalah dunia yang sangat kecil kita mengerti. Banyak sekali rahasia baru yang muncul dari sana. Pasca berbagai riset baru soal DNA, ilmuwan membawa penemuan baru yang menakjubkan bahkan menakutkan.

2017-10-31 00:01:00
Sains
Advertisement

Dunia DNA tentu adalah dunia yang sangat kecil kita mengerti. Banyak sekali rahasia baru yang muncul dari sana. Pasca berbagai riset baru soal DNA, ilmuwan membawa penemuan baru yang menakjubkan bahkan menakutkan.

Bahkan, makin banyak ilmuwan yang mengeksplor melekul kehidupan ini, makin terasa bahwa DNA adalah komponen paling asing, yang tak seujung kukupun kita mengerti.

Uniknya, garis antara aspek biologis dan teknologi dikaburkan, dan dengan bantuan teknologi, berbagai penelitian tentang DNA membuat beberapa penyakit kompleks bisa teratasi. Tak cuma itu, berbagai permasalahan tanpa pemecahan jadi ladang DNA untuk memecahkannya. Berikut di antaranya.

Advertisement

Menyembuhkan kuda lumpuh

uda pacu yang lumpuh seringkali sangat umum terjadi pada mereka yang sudah tua ataupun kecelakaan. Jika kondisi memburuk, mereka akan dieuthanasia dan para pemilik menghadapi kerugian besar.

Namun ternyata permasalahan ini bisa diselesaikan dengan cukup sederhana. Yakni para ilmuwan akhirnya menemukan dua gen penting dan menyuntikkannya ke kaki kuda lumpuh. hasilnya sangatlah signifikan. Cederanya para kuda tak hanya sembuh, namun setelah beberapa bulan, kuda-kuda tersebut bisa berlomba lagi dengan kompetitif.

Advertisement

DNA yang disuntikkan adalah VEGF164 dan BMP2 yang langsung disuntikkan ke ligamen dan tendon yang rusak. DNA revolusioner tersebut dapat mendorong pengembangan pembuluh darah, tulang, dan tulang rawan baru.

Gen menggambar dan mewarnai

Para ilmuwan dulu sempat kebingungan dengan DNA kompleks di balik sayap kupu-kupu yang selalu indah dan rumit. Namun ketika mereka melakukan penelitian lebih lanjut, akhirnya ditemukan bahwa soal corak sayap kupu-kupu, hanya ada 2 gen yang bertangung jawab. Dua gen tersebut adalah WntA dan optix, yang punya dua tugas yang berkaitan.

Gen WntA ini berperan sebagau seperti gen yang menggambar corak sayap, sementara optix yang mewarnainya. Para ilmuwan meneliti dua gen ini sambil melihat bagaimana ketika keduanya dinon-aktifkan. Ketika WntA dinon-aktifkan, garis-garis meredup dan batasan antar warna menghilang. Sementara ketika gen optix dinon-aktifkan, kupu-kupu berubah menjadi abu-abu atau hitam, bahkan hingga ke bagian tubuhnya selain sayap.

Kedua gen ini disebut "gen kuas".

Menggambar wajah buronan polisi

Penjahat dengan informasi genetik yang disimpan di database kepolisian, patut waspada jika ia meninggalkan DNA mereka di TKP. Hal ini karena mereka bisa diketahui dengan mudah terbukti bersalah.

Teknik forensik baru dalam sebuah penelitian terbaru pula, dapat mengkompilasi wajah pelaku berdasarkan sisa genetiknya. Hal ini disebut fenotip DNA yang akan memperlihatkan rambut asli seseorang, warna mata dan kulit, siap leluhur, dan bahkan rincian super detil seperti bintik wajah.

Pencuri DNA

Mungkin Anda pernah mendengar atau mengetahui soal Tardigrade, hewan yang dianggap sebagai hewan terkuat di dunia. Jika Anda belum pernah mendengar soal hewan ini, Tardigrade adalah hewan mikroskopik yang dikenal sebagai binatang yang terkuat di dunia.

Ia dijuluki demikian karena kemampuannya untuk bertahan di kondisi ekstrem apapun. Dia akan bertahan di kondisi yang organisme mana pun akan mati jika berada di sana. Ilmuwan telah menunjukkan bahwa Tardigrade mampu tahan di suhu minus 300 derajat hingga 150 derajat celcius.

Masih ada lagi, tardigrade bisa hidup tanpa makanan atau air selama 30 tahun, sebelum akhirnya regenerasi. Mereka bisa hidup di antariksa tanpa udara. Selain itu, paparan radiasi yang besarnya 5 kali lebih kuat ketimbang paparan yang bisa membunuh manusia, tak akan membunuhnya.

Ketika ilmuwan mencari tahu penyebab kekuatan binatang ini, ternyata jawabannya adalah "pencurian gen." Tardigrade tak benar-benar mencuri, namun merupakan transfer gen yang biasanya terjadi lewat virus. Semua makhluk hidup biasanya mengalami transfer gen sekitar 1 persen saja, namun tardigrade bisa mencapai 17,5 persen, yang merupakan milik bakteri, jamur tumbuhan, serta arkea.

Peretasan komputer lewat DNA

Rasanya tidak masuk akal jika kita bisa meretas komputer lewat DNA, namun hal ini ternyata telah terxapai di kehidupan nyata. Hal ini baru saja dilakukan di tahun ini, di mana para periset dari University of Washington mengambil sebuah malware dan mengkodekannya menjadi basis DNA sintetis.

Lompatan dari biologis ke digital ini bisa menciptakan virus baru, di mana pola untaian layakanya yang bisa kita temukan di gen, dikodekan balik ke komputer. Hal ini membuat pata periset bisa langsung memegang kontrol ke komputer. Tentu metode peretasan ini tak bisa dilakukan oleh para hacker yang tak mengerti soal DNA.

Hal ini pun dilakukan untuk melindungi berbagai ladang ilmiah dari serangan peretas.

(mdk/idc)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.