LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Dampak Perang Dagang, Perusahaan China di CES 2019 Turun Drastis

Dampak Perang Dagang, Perusahaan China di CES 2019 Turun Drastis

2019-01-09 15:52:00
Teknologi
Advertisement

Tak bisa dipungkiri, Tiongkok adalah kekuatan baru di industri teknologi. Banyak sudah perusahan teknologi asal China yang kini diperhitungkan sebagai peroduk dengan kualitas papan atas. Tak ada sama sekali pandangan sebelah mata terhadap produk besutan Tirai Bambu ini.

Saking banyaknya jumlah perusahaan teknologi Tiongkok yang inovatif, mereka turut berperan penting dalam pameran teknologi terkini.

Bahkan, di ajang Consumer Electronic Show (CES) yang diselenggarakan tiap tahun di Las Vegas Amerika Serikat, perusahaan Tiongkok menjadi bagian substansial dari lebih dari 4.000 peserta pameran yang berpartisipasi di dalamnya.

Advertisement

Sayangnya, pada CES 2019 ini, ada penurunan jumlah perusahaan Tiongkok yang menjadi peserta pameran.

Berdasarkan laporan South China Morning Post yang dikutip Tekno Liputan6.com, Selasa (8/1/2019), jumlah peserta pameran dari perusahaan Tiongkok menurun 20 persen ketimbang CES tahun lalu.

Acara yang disebut-sebut sebagai pameran teknologi terbesar di dunia tersebut dihadiri sekitar 175 ribu orang per tahunnya. Sayangnya, acara itu ikut terdampak perang dagang antara Tiongkok dan AS yang tengah terjadi.

Advertisement

Tahun Lalu Ada 1.511 Perusahaan

Menurut data dari penyelenggara CES, Consumer Technology Association (CTA), jumlah perusahaan Tiongkok yang terdaftar menjadi eksibitor sebanyak 1.211 perusahaan teknologi.

Jumlah ini turun 20 persen ketimbang tahun lalu yang mencapai 1.551 perusahaan Tiongkok.

Angka tersebut juga lebih rendah ketimbang perusahaan AS yang ikut jadi eksibitor, di mana jumlahnya sebanyak 1.751 perusahaan per 4 Januari 2018.

Dalam pernyataannya, CTA menyebut luas lantai yang digunakan oleh perusahaan Tiongkok tahun ini untuk pameran sama dengan tahun lalu.

Pasalnya, untuk perusahaan besar panitia menawarkan space yang lebih besar untuk booth dan sebaliknya untuk perusahaan kecil.

Dampak Perang Dagang

CTA juga menyebutkan, pengurangan tersebut memperlihatkan dampak hubungan datang antara Tiongkok dan AS yang tengah memanas dalam beberapa waktu ini.

Sekadar informasi, pameran teknologi ini seringkali membawa nama-nama besar seperti Huawei Technologies dan banyak pemasok komponen untuk memamerkan barang-barang terbaru mereka.

Direktur Pelaksana Kelompok Riset Pasar Tiongkok Shaun Rein mengatakan bahwa ada kekhawatiran yang muncul pasca Trump mencanangkan sentimennya terhadap China.

"Perusahaan-perusahaan Tiongkok khawatir, tarif dari perang dagang. Pasalnya, menghadiri pameran seperti CES itu mahal dan dengan retorika dari Presiden AS Donald Trump terhadap teknologi Tiongkok, perusahaan Tiongkok ini memikirkan kembali strategi mereka dalam berinvestasi di AS," ungkap Shaun.

Sumber: Liputan6.com
Reporter: Agustin Setyo Wardani

Baca juga:
Daftar Pemenang Pulsa Harian ONE App Periode I (4-7 Januari)
Sri Mulyani: Di Masa Depan, Robot yang Bekerja Akan Bayar Pajak Penghasilan
Sulitnya Menjalani Hidup Dengan Alergi Sinyal Seluler dan Wifi
Deretan Plus Minus Soal Konektivitas 5G, Apakah Bisa Berbahaya?
Ketua OJK Dorong Industri Asuransi Manfaatkan Kemajuan Teknologi
Kehadiran Robot Lebih Mengancam Tenaga Kerja Perempuan, Ini Alasannya
Indonesia Lebih Baik Optimalkan 4G Dulu Sebelum Masuk 5G

(mdk/idc)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.