LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

Covid-19 Memaksa Media Online Harus Cepat Beradaptasi

CEO dan Co-Founder KLY, Steve Christian, mengungkapkan pandemi Covid-19 telah mengubah banyak hal, termasuk dalam mengoperasikan perusahaan media online. Ada berbagai perubahan yang terjadi, mulai dari konten, jumlah pengguna, hingga dari sisi iklan.

2020-11-25 08:37:20
Industri Media
Advertisement

CEO dan Co-Founder KLY, Steve Christian, mengungkapkan pandemi Covid-19 telah mengubah banyak hal, termasuk dalam mengoperasikan perusahaan media online. Ada berbagai perubahan yang terjadi, mulai dari konten, jumlah pengguna, hingga dari sisi iklan.

"Apa yang kita lihat sekarang berbeda dengan yang pernah kita lihat sebelumnya, dan bagaimana kita mengoperasikan perusahaan media online juga berubah. Jumlah pengguna pada waktu tertentu tiba-tiba melonjak," kata Steve dalam acara MMA Impact Indonesia 2020 pada Selasa (24/11) yang dilaporkan Liputan6.com.

Selain itu, KLY pun melakukan penyesuaian tidak hanya dengan cara penyajian konten yang berubah. Perusahaan pun melakukan penyesuaian dengan para klien.

Advertisement

"Para klien tiba-tiba mengubah cara mereka mengatur dana. Beberapa klien yang kita tidak duga justru tumbuh, dan ada yang kita prediksi akan spend tahun ini justru tiba-tiba turun," jelas Steve.

Beruntung, kata Steve, KLY selama pandemi mampu belajar untuk melakukan perubahan. Hal ini termasuk proses kerja sama dengan klien yang memakan waktu lebih cepat daripada sebelumnya.

"Kita harus bergerak cepat," katanya memungkaskan.

Advertisement

Lebih lanjut, Steve mengatakan media online kini harus berinovasi dalam menyajikan iklan tanpa mengganggu para pengguna.

Pasalnya, para pengguna saat ini telah berubah dalam bagaimana mereka menggunakan layanan internet, karena dinilai sudah lebih mengerti soal privasi hingga iklan di internet.

Melihat hal tersebut, kata Steve, sejauh ini yang dilakukan media adalah meminimalkan upaya untuk memperlihatkan iklan.

"Kami ingin memperlihatkan iklan sebanyak mungkin kepada pengguna (terkait dengan keinginan klien), tapi kami tidak bisa melakukannya. Kami harus sangat hati-hati," kata Steve.

Sumber: Liputan6.com

Reporter: Andina Librianty

(mdk/faz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.