Bursa Bitcoin di Jepang kena retas, 400 juta dollar melayang
Bursa Bitcoin di Jepang kena retas, 400 juta dollar melayang. Sebuah bursa mata uang kripto di Jepang baru-baru ini mengklaim bahwa mereka kehilangan token senilai 400 juta dollar atas dugaan peretasan.
Sebuah bursa mata uang kripto di Jepang baru-baru ini mengklaim bahwa mereka kehilangan token senilai 400 juta dollar atas dugaan peretasan.
Bursa mata uang kripto bernama Coincheck ini, melansir Bloomberg, kehilangan 500 juta token NEM, sebuah mata uang kripto berbasis C++. NEM sendiri merupakan mata uang kripto terbesar ke sepuluh berdasarkan total pangsa pasar mata uang kripto tau koin.
Ini adalah salah satu pengingat bahwa meninggalkan token di bursa mata uang kripto ternyata berisiko, ketimbang personal wallet atau opsi penyimpanan yang berbasis hardware.
Serangkaian insiden sendiri memang sudah beberapa kali menyerang Bitcoin dan teman-teman mata uang kripto lainnya, November lalu, terdapat peretasan bernilai 13 juta dollar dari Tether, dan akhirnya membuat salah satu bursa token bernama EtherDelta menutup layanan mata uang kripto miliknya.
Coincheck sendiri tak sadar bagaimana cara layanan mereka diretas, dan sednag mempertimbangkan soal kompensasi pengguna yang terkena dampaknya.
Jepang sendiri juga merupakan negara pertama yang menginginkan adanya pertukaran mata uang menggunakan kripto, di mana banyak negara lain menolaknya.
Baca juga:
Kasus order fiktif, Lazada: sistem keamanan berfungsi baik
Kasus order fiktif Lazada sebesar 22 juta, ini kronologisnya!
Hati-hati game online mulai disusupi hacker
Ketika penyusup masuk diam-diam di aplikasi pesan instan
Peneliti Jerman ini temukan cara untuk bajak grup WhatsApp
Begini rencana BSSN dalam waktu dekat
Prosesor Intel, ARM dan AMD dikabarkan cacat keamanan, semua komputer rentan diretas