Buka peluang kerjasama, Jokowi bawa Go-Jek dkk ke Amerika
Selain Go-Jek, Jokowi juga mengajak William Tanuwijaya (Tokopedia), Ferry (Traveloka), dan Andrew Darwis (Kaskus)
Presiden RI Jokowi direncanakan bakal berkunjung ke Amerika Serikat pada 25 Oktober 2015. Dalam agenda itu, rencananya juga akan mengunjungi pusat teknologi di Silicon Valley.
Menurut Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, kunjungan ke Silicon Valley itu membawa pandangan ke negeri Paman Sam jika Indonesia siap menjadi ekonomi digital terbesar di kawasan regional Asia-Pasifik.
Tak ingin melewatkan kesempatan ini, pria yang akrab disapa Chief RA ini bakal memboyong sekaligus para pendiri startup Indonesia yang diklaim berpotensi menjadi 'unicorn company' atau startup yang memiliki nilai valuasi lebih dari USD 1 miliar.
Para pendiri startup yang diajak di antaranya Nadiem Makariem (Go-Jek), William Tanuwijaya (Tokopedia), Ferry (Traveloka), Andrew Darwis (Kaskus), dan beberapa yang lainnya.
"Mau ketemu sama Venture Capital (VC) sama perusahaan teknologi besar di sana. Kita lihat kemungkinan mereka investasi di sini atau kerjasama. Jadi saya ajakin juga Nadiem GoJek, Wiliam Tokopedia, Andrew Kaskus, Ferry Traveloka," ujarnya di kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Jakarta, Selasa (20/10).
Nantinya, kata dia, para startup akan berbicara dengan berbagai perusahaan teknologi kelas dunia dan VC. Sementara itu, pemerintah hanya sebagai fasilitator untuk menjelaskan kondisi yang akan mendukung iklim bisnis di Indonesia.
"Kita terangkan bahwa Indonesia adalah the largest digital economy, kita begini, kita siapkan roadmap e-commerce sudah sampai sini," katanya.
Dijelaskan detail olehnya, bahwa lawatan Jokowi ke AS dibagi menjadi dua bagian yakni mengunjungi kawasan pesisir selatan dan timur. Pesisir selatan, terkait dengan perusahaan-perusahaan teknologi. Sedangkan pesisir timur terkait diplomasi antarnegara yang akan ditangani Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).
Baca juga:
Tembakau Gorila beredar di Yogya, beli online dikirim GO-Jek
Perang ojek aplikasi, apakah kabar semangat angkutan massal di DKI?
Temui Nadiem Makarim, Google bikin dokumenter soal kesuksesan GO-JEK
Setelah Go-Box, Nadiem Makarim segera luncurkan Go-Life
Ahok tak khawatir layanan antar jemput online bikin macet Jakarta