LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TEKNOLOGI

BSSN soal Sistem Jaringan BIN Dibobol Hacker: Kami Sudah Beri Peringatan

Juru Bicara BSSN Anton Setiawan mengatakan, BSSN juga berkomunikasi dengan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah terkait keamanan siber. Salah satunya terkait dengan Mustang Panda yang diduga membobol sistem jaringan BIN dan 10 kementerian lain.

2021-09-13 14:41:00
Hacker
Advertisement

Juru Bicara BSSN Anton Setiawan mengatakan, BSSN juga berkomunikasi dengan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah terkait keamanan siber. Salah satunya terkait dengan Mustang Panda yang diduga membobol sistem jaringan BIN dan 10 kementerian lain.

"Langkah utama yang kami lakukan adalah memberikan peringatan dan imbauan keamanan kepada kementerian dan instansi pemerintah lainnya," kata Anton.

Sebelumnya, Pakar Keamanan Siber Pratama Persadha bersama timnya mengaku telah melakukan profiling terhadap pelaku serangan bernama Mustang Panda. Mustang Panda adalah kelompok hacker yang diduga asal Tiongkok dan menyusup pada sistem jaringan internal 10 kementerian dan lembaga negara Indonesia, salah satunya BIN.

Advertisement

"Mustang Panda adalah kelompok hacker yang sebagian besar anggota dari Tiongkok di mana grup ini membuat private ransomware yang dinamakan Thanos," jelas Pratama Persadha.

Menurutnya, Ransomeware ini dapat mengakses data dan credential login pada PC yang kemudian mengirimkannya ke CNC (command and control). Bahkan hacker bisa mengontrol sistem operasi target.

Sebagai informasi, dugaan ini berdasarkan laporan dari Insikt Group, divisi riset ancaman dari Record Future. Dikutip dari situs The Record, Minggu (12/9), aksi peretasan ini diperkirakan dilakukan oleh Mustang Panda.

Advertisement

Untuk diketahui, Mustang Panda merupakan kelompok peretas asal Tiongkok yang dikenal kerap melakukan aksi mata-mata siber dan memiliki target operasi di wilayah Asia Tenggara. Para peneliti Insikt Group mengatakan mereka menemukan aksi penyusupan ini pertama kali pada April 2021.

Sementara itu, Yeo Siang Tiong, General Manager untuk Asia Tenggara, Kaspersky mengatakan, berdasarkan penargetan organisasi pemerintah di Asia dan Afrika, pihaknya menilai bahwa salah satu motivasi utama Mustang Panda adalah mengumpulkan data intelijen geo-politik dan ekonomi.

Sumber: Liputan6 / Agustin Setyo Wardani

(mdk/faz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.