BlackBerry bantah isu pengembalian produk Z10 ke toko
isu tersebut sangat menyesatkan dan diklaim sebagai penurunan harga saham terburuk dalam dua bulan terakhir.
Beberapa waktu lalu sempat beredar kabar bahwa BlackBerry Z10 yang dikembalikan ke toko oleh konsumen Amerika Serikat karena dianggap kurang intuitif.
Namun pihak BlackBerry menepis laporan yang dibuat oleh lembaga jasa keuangan Detwiler Fenton & Co yang menuliskan bahwa pengembalian produk BlackBerry Z10 lebih tinggi dari penjualan.
Dikutip dari Bloomberg (15/4), melalui Chief Legal Officer BlackBerry, Steve Zipperstein, meminta regulator sekuritas di Kanada dan Amerika Serikat untuk menyelidiki laporan yang dibuat oleh lembaga asal Boston tersebut. Pasalnya, akibat pemberitaan tersebut membuat harga saham BlackBerry turun 7,8 pada 12 April lalu.
Menurutnya, isu pengembalian produk tersebut sangat menyesatkan dan diklaim sebagai penurunan harga saham terburuk dalam dua bulan terakhir.
"Setiap orang berhak atas pendapat mereka tentang manfaat dari produk yang sedang bersaing. Tetapi, ketika ada pernyataan palsu yang disengaja dengan tujuan mempengaruhi pasar, ini telah menyalahi aturan," ujar Zipperstein.
Baca juga:
Warga AS 'jijik' pakai BlackBerry, bagaimana dengan Indonesia?
86,2 Persen orang Amerika Serikat tidak tahu akan Blackberry Z10
BlackBerry diam-diam siapkan update terbaru OS BB10
BlackBerry R-series, handset BB10 versi murah?
BlackBerry 10 bisa dicoba lewat Android dan iPhone